BALIKPAPAN-Sebanyak 104 karateka dari Institut Kareta-Do Nasional (Inkanas) ambil bagian pada Gashuku dan Ujian Dan Regional Kalimantan di Balikpapan, Kaltim. Selain karateka dari Kaltim, kegiatan ini juga diikuti oleh karateka dari Kalteng dan Kalbar.

Sekjen Dewan Guru Inkanas, Syamsu Bahar mengatakan, Gashuku merupakan persiapan awal yang mesti diikuti karateka sebelum memasuki ujian kenaikan tingkat pada Ahad (14/3) nanti. Pada ujian kali ini, terdapat 72 karateka sabuk coklat, 18 karateka sabuk hitam Dan 1, dan 14 karateka sabuk hitam Dan 2.

“Jadi selama tiga hari ke depan mereka akan menjalani Gashuku dengan porsi latihan maksimal pagi dan sore. Selanjutnya mereka akan ikut ujian pada Minggu nanti,” kata Syamsu setelah upacara Gashuku dan Ujian Dan di Lapangan Dodikjur Rindam VI Mulawarman, Kamis (10/3).

Pelaksanaan Gashuku dan Ujian Dan ini, diharapkan jadi momentum kembali bergairahnya olahraga karate, setelah cukup menurun lantaran pandemi Covid-19 dua tahun belakangan.

“Memang perkembangan olahraga, tak hanya karate cukup terkendala pandemi. Semoga saja ujian ini bisa jadi momen kembali bergairahnya olahraga karate khususnya di Kaltim,” ungkap Syamsu.

Rencananya, kata Syamsu, dalam waktu dekat Inkanas juga akan menggelar kejuaraan nasional. Dua daerah digadang-gadang jadi kandidat kuat tuan rumah Kejurnas Inkanas 2022, yakni Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Ketua Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kaltim, Seno Aji, menambahkan, meski agak menurun karena pandemi, kiprah karateka Kaltim di kancah nasional cukup mentereng. Pada PON XX di Papua, akhir tahun lalu, Kaltim sukses mengondol medali dari cabor karate. “Ini menunjukkan bahwa bibit karateka Kaltim juga sangat menjanjikan,” kata dia.

Sementara Ketua Pengkot FORKI Balikpapan, Mayor Chb (K) Suryani Panjaitan mengaku bangga, Balikpapan dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Gashuku dan Ujian Dan Regional Kalimantan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, semoga olahraga karate bisa semakin berkembang tidak hanya di Balikpapan tapi seluruh Kalimantan,” ujar dia. (hul)