Balikpapan- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balikpapan dalam hal ini Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Rutan Balikpapan yang beragama Nasrani merayakan dan  menyambut suka cita dengan pelaksanaan Paskah Bersama  dengan Tema Tak Terpisahkan Dari Kasih Allah Roma 8 : 38-39,  kegiatan dilaksanakan di Ruang Aula Utama, Minggu 17 April 2022  berjalan lancar dan tertib dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan Paskah Bersama ini diikuti oleh PK Ahli Utama Ditjenpas Sutrisman, Kepala Rutan, Pejabat Struktural Lapas/ Rutan, Pegawai Rutan, Lapas, Bapas, Warga Binaan Rutan Balikpapan yang beragama nasrani, keluarga Warga Binaan dan Rutan Tanah Grogot yang mengikuti kegiatan melalui Aplikasi Virtual Zoom.  

Acara Perayaan Paskah dibuka dengan penampilan Warga Binaan Rutan Corretion  Band  dengan menyanyikan empat  lagu religius menambah suasana Perayaan Paskah selanjutnya pembawa Firman Sutrisman   menyampaikan dengan tema Tak Terpisahkan Dari Kasih Allah bahwa maut atau kematian pada umumnya paling ditakuti dengan berbagai alasanya untuk itu sejak dahulu tentu manusia berusaha agar jauh dari maut namun demikian maut kematian tetap datang kasih Allah itu tidak pernah berubah tidak akan meninggalkan kita sesuai Firman Lukas 24: 1-12 Respon kita bahwa Allah Mengasihi kita (Tetap dalam kasih-Nya) seperti Mau mendengar-Nya (dengan benar), Percaya bahwa dia Hidup, Selalu memiliki pengharapan, dan Berani melangkah sebagai orang Percaya 

Sambutan dari Kepala Rutan Balikpapan Jul Herry Siburian menyampaikan perayaan Paskah merupakan moment khusus merayakan Paskah artinya merayakan kasih Allah yang dicurahkan kepada kita melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus- kasih yang memegang kita dengan erat dan kuat. Tak terpisahkan dari kasih Allah inilah yang seharusnya membuat kita merasa cukup, puas, dan bahagia.

Sekalipun di tengah-tengah kesulitan dan penderitaan, kita tidak terpuruk dalam kepahitan bahkan mengasihani diri sendiri, sebaliknya kita mampu menjadi pemenang. Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian bagi dunia ini, menjadi kabar baik dan kabar yang manis untuk saudara kita yang lain. Kasih Allah ini akan mengalir keluar dari diri kita dan membuat kita tetap memperhatikan sesama kita yang juga berada di dalam pelbagai himpitan dan kesulitan kehidupan.

Kasih Allah yang mengalirkan pengampunan dan rekonsiliasi di tengah-tengah konflik dan permusuhan di dalam masyarakat kita. Selama kasih Allah masih memegang erat-erat diri kita, selama itu juga kita dapat mengulurkan tangan menyalurkan kasih kepada sesama kita.

 

Pada kesempatan iniatas nama pimpinan menyampaikan ucapan terima kasih kepada PK Ahli Utama Ditjenpas Sutrisman yang pernah menjabat sebagai Kalapas Cipinang, Direktur Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Kantor Wilayah di beberapa Provinsi di Indonesia,  Kepala Divisi Pemasyarakatan, Pendeta Charlis Tobing  dan seluruh jajaran Rutan Balikpapan dan Warga Binaan yang telah berpartisipasi sehingga pelaksanaan Perayaan Paskah Berjalan lancar dan Sukses ucapnya. (pro)