BALIKPAPAN-Jumlah pemudik yang melewati Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, hiterus mengalami peningkatan. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, M Takwim Masuku mengatakan, hingga Senin (26/4), sudah ada 12000 penumpang yang tiba dan berangkat dari Pelabuhan Semayang.

“Sejak dibukanya posko angkutan mudik pekan lalu, kami mencatat sudah ada 12000 penumpang yang tiba dan berangkat dari Semayang. Di mana jumlah keberangkatan mencapai 8000 orang,” terang Takwim di Kantor KSOP Kelas I Balikpapan, Senin (26/4).

KSOP, kata dia, sejatinya memprediksi puncak arus mudik melewati Pelabuhan Semayang baru akan terjadi pada 29 dan 30 April nanti. Namun, belakangan banyak pemudik yang justru berangkat lebih awal ke kota tujuan, seperti Surabaya.

“Hari ini saja, ada 5000 lebih penumpang yang berangkat dengan tiga kapal, yakni KM Lambelu, KM Labobar dan KM Rucitra VII,” jelas Takwim.

KSOP memang memprediksi jumlah pemudi tahun ini bakal meningkat hingga 200 persen dibanding tahun lalu atau setara 35000 sampai 40000 penumpang.  Peningkatan ini, kata Takwim tak lepas dari izin mudik dan pelonggaran yang diberikan pemerintah.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik hingga akhir April, KSOP, kata Takwim sudah memberikan izin dispensasi kepada empat kapal, terutama tujuan Parepare, Makassar untuk menambah kapasitas penumpangnya.

Penambahan kapasitas ini, kata Takwim, juga sudah dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19.

“Rata-rata kami beri dispensasi 15 hingga 20 persen, sesuai dengan ketersediaan alat keselamatan. Ada juga tambahan satu armada Pelni yakni, KM Umsini yang akan tiba di Balikpapan pada 28 April nanti, (hul)