Balikpapan - Sebagai bentuk penghargaan kepada pekerja yang bertugas sebagai pemadam kebakaran serta penguatan kompetensi para pekerja, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menyelenggarakan peringatan Hari Fire Fighter / Petugas Pemadam Kebakaran Internasional. (Rabu, 11/05).

Senior Manager Operation & Manufacturing KPI Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penghargaan atas kontribusi setiap orang yang bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran, tidak hanya di Pertamina namun juga di tempat lainnya.

Bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran tentu memiliki resiko yang tinggi. "Oleh karena itu diperlukan latihan dan terus latihan serta perlu mempersiapkan diri menghadapi segala kondisi," kata Bayu.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua petugas pemadam kebakaran yang selalu siap siaga. "Terima kasih atas dedikasi, kontribusi serta loyalitas dalam menjalankan tugas mencegah dan menanggulangi kebakaran serta keadaan emergency lainnya, sehingga operasional RU V yang kita banggakan dapat berjalan sesuai harapan," kata Bayu.

Dalam kesempatan itu, KPI Unit Balikpapan juga meresmikan para pekerja yang terpilih sebagai anggota Auxilary Fire Team atau Tim Pemadam Kebakaran Tambahan. Para pekerja ini menjadi tenaga bantuan pada kondisi-kondisi tertentu.

"Saya yakin mereka adalah sumber daya manusia terpilih yang unggul dan mampu menjadi petugas pemadam yang tangguh. Untuk itu perlu terus dilaksanakan pengembangan kompetensi baik dalam hal kecepatan, ketahanan dan ketepatan dalam mengambil keputusan," kata Bayu.

Setelah kegiatan upacara, tim pemadam RU Unit Balikpapan juga memperagakan penanganan kebakaran dengan menggunakan foam serta melakukan simulasi evakuasi pekerja yang terjatuh pada pekerjaan di ketinggian.

Sebagai informasi, peringatan Hari Fire Fighter internasional bermula pada tahun 1999 di Australia. Pada waktu itu terjadi kebakaran hutan yang menyebabkan 5 orang petugas pemadam kebakaran meninggal dunia. Sejak kejadian itu, ditetapkan tanggal 4 Mei yang merupakan hari kelahiran Santo Florian yang merupakan salah satu petugas pemadam kebakaran pertama dari Batalion Romawi yang telah menyelamatkan banyak nyawa sebagai hari peringatan petugas pemadam kebakaran internasional.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan bahwa tim pemadam RU Unit Balikpapan juga beberapa kali diminta untuk membantu penanganan kebakaran di lingkungan masyarakat sekitar kilang.

"Kami berharap ketika petugas melakukan penanganan, masyarakat bisa memberikan dukungan dengan tidak menghalangi akses orang dan peralatan yang digunakan. Dan yang paling penting kita berdoa semoga kita semua terhindar dari marabahaya," tutup Chandra. (pro)