BALIKPAPAN-Gelaran Pre Summit Y20 yang berlangsung di Balikpapan menjadikan isu lingkungan sebagai isu utama. Pemilihan Kota Beriman sebagai tuan rumah, juga tak lepas dari konsen kota ini terhadap isu lingkungan, di samping pemindahan IKN.

Mengusung lima konsep  yakni smart workplace, smart living, smart mobility dan transportation, smart nature preservation dan smart transformation of nation and culture, Gubernur Kaltim Isran Noor berharap delegasi Pre Summit Y20 dapat melihat langsung titik pembangunan Ibu Kota Nusantara.

"Salah satunya kenapa  di sini (Balikpapan), supaya nanti ada delegasi yang mau ke sana melihat, apakah IKN akan merusak lingkungan atau tidak,” ujar Isran Noor kepada awak media di Novotel Hotel, Sabtu (21/5) malam.

Komitmen pemerintah untuk melestarikan lingkungan, kata Isran dapat dilihat dari progress pembangunannya. Ia mengklaim, nantinya sangat sedikit dari total lahan yang masuk kawasan IKN yang digunakan untuk infrastruktur jalan maupun bangunan. 

“Dalam rencana pembangunan itu tidak akan diganggu kawasan hutannya,” katanya meyakinkan.

Ibu Kota Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul dengan mewujudkan smart city (kota pintar), kota modern berkelanjutan, serta memiliki standar internasional sehingga menjadi contoh bagi pembangunan kota-kota lain di Indonesia. 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya turut memuji Kota Balikpapan, yang selama ini dianggap konsisten menjaga lingkungan. Ini dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diraih kota ini, baik di level dalam negeri maupun ASEAN.

Di sisi lain, Menteri Siti Nurbaya juga berharap pemuda Indonesia dapat menjadi pemuda penggerak dalam hal apapun baik lingkungan maupun ekonomi.

”Pemuda harus aktif dalam menjaga lingkungan, turut serta dalam upaya pemulihan ekonomi. Menjadi agent of change atau penggerak perubahan,” tambah dia.

Co Chair  Y20 Indonesia Indra Dwi Prasetyo menerangkan, empat isu dibahas dalam Pre Summit  Y20 East Kalimantan di Hotel Novotel Balikpapan ini. 

“Pertama masalah tenaga kerja anak muda, kedua kita bicara digital transformasi,” ujarnya. 

Kemudian ketiga, ekosistem berkelanjutan dan ke empat isu keberagaman.  Ke empat isu tersebut dianggap yang selama ini menjadi kekuatan aka-anak muda di Indonesia.

Rencana kegiatan Pre Summit Y20 pada Minggu pagi hingga siang akan digelar pembahasan mengenai isu-isu penting seperti tenaga kerja muda, transformasi digital, ekosistem berkelanjutan dan juga masalah keberagaman.

Delegasi juga direncanakan akan meninjau dan melakukan penanaman mangrove di Margo Mulyo serta mengunjungi Kebun Raya Balikpapan, Minggu (22/5). (hul)