TANA PASER - Kawasan Wisata Belanja Tana Paser di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Tanah Grogot pecah pada Sabtu malam. Pecah karena kehadiran musisi lokal yang tampil bergantian melantunkan lagu-lagu populer musisi nasional. 

Sejak sore hari mereka tampil bergantian dan disambut antusias penonton yang hadir, sembari menikmati hidangan dari puluhan tenan UMKM setempat. Ada yang duduk thanya untuk ngopi, ngemil, sampai makan berat sembari menikmati penampilan band lokal. Puncaknya pada malam pukul 20.00 wita ke atas, penonton makin meriah bernyanyi bersama. 

Acara bertajuk Sound Stage ini ialah kolaborasi pengelola Wisata Belanja (Wisbel) bersama para musisi lokal. Dengan menggandeng sponsor, seluruh pihak mendapatkan keuntungan di sini. Termasuk para pelaku UMKM yang berjualan makanan, menyediakan jasa hiburan seperti mainan anak-anak. 

"Rencananya agenda ini akan kita lanjut bulan depan, semoga bisa rutin terlaksana," kata perwakilan pengelola Wisbel Haikal Adiwena, Sabtu (18/6). 

Total ada delapan band yang hadir dari sore hari sampai malam. Haikal mengatakan acara ini tidak lain untuk menghidupkan kembali eksistensi musisi atau komposer lokal. Selain mendapatkan panggung, mereka juga tentunya mendapatkan honor dari sponsor. Tujuan lainnya ialah agar dagangan UMKM di Wisbel semakin ramai. 

"Alhamdulillah tenan milik teman-teman ramai semua," kata Haikal. Agenda rutin lainnya ialah tiap Rabu malam, ada penampilan akustik. 

Haikal menyebut kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser. Kepala Disporapar Muksin yang hadir pada malam tersebut sangat mendukung even tersebut. Selain positif, ini juga bisa mengekspresikan bakat-bakat anak muda yang hobi dalam seni musik. 

"Ekonomi kreatif yang ada di Wisbel ini juga akhirnya mendapatkan dampaknya banyak pengunjung yang datang," kata Muksin. 

Wacana ke depan, Wisbel yang akan dipindah lokasinya ke Desa Sungai Tuak atau di seberang Siring Kandilo, desain pembangunannya bakal menyiapkan panggung yang lebih besar lagi untuk mendukung keberadaan seni dan budaya. Yaitu luasnya 24 x 9 meter. Agenda ke depan Disporapar Paser pada September ialah menyediakan panggung untuk musisi dan pengusaha ekonomi kreatif di Gentung Temiang Kilometer 5. 

"Insya Allah kita akan hadirkan juga musisi nasional," pungkasnya. (Adv/jib)