BALIKPAPAN- BPJS Ketenagakerjaan mengadakan Rapat Koordinasi Perlindungan Pekerja Jasa Konstruksi pada Proyek Ibukota Negara (IKN). Kegiatan ini digelar di Restoran Biru Laut Balikpapan.

Acara tersebut sebagai ajang silahturahmi antara pihak BPJS ketenagakerjaan dengan Jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementrian Pekerjaan Umum Kalimantan Timur yang menangani pembangunan proyek IKN, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi terkait jaminan perlindungan pekerja jasa konstruksi untuk proyek IKN.

Kepala Bidang Kepesertaan, Rony Setiawan selaku Pps. Kepala Kantor Cabang Balikpapan mengatakan, kami BPJS ketenagakerjaan siap melindungi para pekerja dilingkup pembangunan IKN. 

"Seluruh pekerja proyek itu harus dilindungi program BPJS ketenagakerjaan. Sehingga pada pagi ini kita berkoordinasi bahwa setiap proyek yang dilakukan di lingkup IKN khususnya yang dibawah wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional harus terlindungi program BPJS ketenagakerjaan sesuai dengan amanat Undang-undang dan SE Kementrian PU. Sehingga nanti apabila ada pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja, mereka sudah aman dan terlindungi dalam program jaminan ketenagakerjaan," ujarnya.

"Jaminan untuk perlindungan sektor jasa konstruksi ini sama dengan pekerja-pekerja lain, mulai dari kalau mereka mengalami kecelakaan kerja, kita akan membiayai pengobatan dan perawatannya sampai sembuh tanpa ada batasan biaya.  Kemudian juga ada santunan-santunan apabila mereka mengalami cacat. Dan juga kalau ada yang meninggal dunia dapat santunan dari kita sampai dengan 42 juta rupiah," jelasnya.

Pria tersebut mengharapkan sosialisasi ini akan menekan adanya masalah sosial yang timbul di ruang lingkup proyek. "Jadi tidak ada lagi masalah-masalah sosial yang timbul akibat itu. Misalnya ada kontraktor yang lari meninggalkan tanggungjawab dikarenakan tidak bisa membayar santunan pada saat terjadi kecelakaan kerja, atau ada karyawan yg menuntut haknya sebagai pekerja ke kontraktornya,"

Sebagai bentuk dukungan pada perlindungan jaminan sosial tersebut, pihaknya turut mengundang Dinas Ketenagakerjaan.

"Pagi ini kami juga mengundang Dinas ketenagakerjaan kota Balikpapan, tujuannya adalah untuk lebih menekankan perlindungan jaminan sosial tersebut ke pekerja khususnya sektor jasa konstruksi ini," tambahnya. (pro)