SANGATTA - Adanya kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi V DPR RI, Irwan, bersama Kementrian PUPR yang diwakili langsung oleh kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Harya Muldianto, serta didampingi perwakilan Dinas PU Provinsi, Kepala Dinas PU Kutim, dan Forum DAS Kutim,  bertujuan untuk melakukan penelusuran penyelesaian banjir. 

Usai menyusuri Sungai Sangatta dengan menggunakan perahu karet, Irwan mengatakan jika kunjungan kerja tersebut merupakan rangkaian dari hasil dengar pendapat antara Komisi V DPR RI dengan Kementrian PUPR.

“Waktu itu kita minta agar banjir Sangatta ini, bisa ditangani oleh APBN. Karena melihat dari beberapa bulan sejak banjir itu ada indikasi bahwa daerah kita ini memang tidak ada kemampuan menangani banjir ini, baik dari sisi APBD dan pengelolaan jangka panjangnya. Karena itu, kami bersama-sama BWS hari ini, melakukan survei awal untuk melihat kondisi di sepanjang Sungai Sangatta, khususnya di sub Das hilir dan Sub Das tengah,” kata ia. 

Diakuinya, usai melakukan kunjungan kerja ini, dirinya akan kembali meminta agar Kementrian PUPR bisa segera membuat Detail Engineering Design (DED)-nya, sehingga tahun depan sudah ada penanganan prioritas yang bisa dilakukan.

“Penanganannya ini tidak cukup hanya tahun depan saja, melainkan harus ada penanganan jangka panjang sehingga penanganan banjir Sangatta bisa tuntas," tandasnya. 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PU Kutim, Muhir memberi dukungan penuh akan adanya program tersebut. Pasalnya, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan penuh untuk menyelesaikan permasalah itu. 

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena kewenangan ada di provinsi. Kami berharap dengan adanya susur sungai ini bisa mengambil alih penyelesaian permasalahan yang ada," harap ia. 

Muhir mengatakan banjir itu merupakan bencana yang tidak dapat dikendalikan. Sehingga pencegahan dan penyelesaiannya saja yang menjadi PR untuk diselesaikan. 

"Ini bencana yang tidak bisa kami apa-apakan. Kami memang berharap pusat bisa membantu dengan berkoordinasi dengan. Dengan adanya program ini kami sangat mendukung penuh dan berterimakasih sehingga ke depan Kutim bisa menjadi lebih baik," tutupnya. (Adv/*/la)