TARAKAN - PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tarakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dorong perekonomian dan kemandirian Desa Wisata Mangrove Ardi Mulyo dengan mengembangkan sarana dan prasarana. Kamis (30/6).

Manager PLN UPDK Tarakan, Marihot Oktavianus Hutapea menyampaikan PLN akan terus berkomitmen memberikan perhatian melalui implementasi program PLN Peduli yang berkontribusi untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat.

"Bantuan sarana dan prasarana yang diberikan melalui CSR/TJSL PLN ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya warga desa Ardi Mulyo, serta mewujudkan Desa Wisata yang Mandiri, Maju, dan Berdaya Saing Tinggi," katanya.

Desa wisata ini dikelola oleh warga di sekitar Desa Ardi Mulyo, pendapatan dari tiket masuk ke lokasi wisata digunakan sebagian untuk penghasilan warga, dan Sebagian lagi untuk biaya pemeliharaan sarana dan prasarana. Dengan adanya bantuan sarana dan prasarana ini, diharapkan dapat menambah minat kunjungan wisatawan sehingga berdampak naiknya pendapatan Desa Wisata dan meningkatkan perekonomian warga di sekitar tempat wisata. 

“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan sarana prasarana untuk Desa Wisata Mangrove Ardi Mulyo, kami sangat terbantu mengingat keterbatasan anggaran untuk perawatan dan pengembangan sarana prasarana. Semoga dengan bantuan dari PLN ini, jumlah pengunjung semakin meningkat.” ungkap Ketua Pengurus Karang Taruna Bangkit Desa Ardi Mulyo, M. Wafiyul Islah.

Desa Wisata Mangrove Ardi Mulyo terletak di Jalan Kinabalu RT 5, RW 1 Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara telah berdiri sejak 2020, diresmikan oleh Bupati Bulungan dan dibina oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bulungan dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara. (adv/rdh)