BALIKPAPAN-Kepolisian Resor Kota Balikpapan berhasil menangkap RS (25), tersangka pembobolan koper milik artis Dewi Persik di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, tengah Juni lalu.

Sebagi porter di salah satu maskapai, RS, leluasa membongkar koper dan mengambil barang berharga milik penumpang.

RS bahkan mengaku aksi pembobolan koper ini bukan merupakan yang pertama. Sebelumnya dia sudah beberapa kali melakukan hal serupa.

Stakeholder Manager Bandara SAMS Sepinggan Retnowati, mengatakan, apa yang diperbuat RS murni merupakan tanggung jawab maskapai yang bersangkutan.

"Kejadian tersebut mutlak merupakan tanggung jawab maskapai yang bersangkutan, bukan Agkasa Pura," tegas Retno.

Meski terjadi kawasan Bandara SAMS Sepinggan, pembobolan tersebut, lanjut Retno terjadi di areal yang memang jadi wilayah maskapai.

Angkasa Pura, kata Retno juga sudah memberikan teguran kepada seluruh maskapai agar terus meningkatkan keamanan.

"Sudah, kemarin sempat dikumpulkan semua maskapai. Kami minta agar keamaman ditingkatkan," katanya.

Lantas, apakah kejadian ini bakal berdampak terhdap citra Bandara SAMS Sepinggan, Retno tak menampik.

"Kalau itu pasti, tapi sekali lagi ini adalah murni tanggung jawab maskapai yang bersangkutan," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, RS mengaku sudah berulang kali melalukan aksi pembongkaran koper di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. "Iya sudah beberapa kali (melakukan pembobolan)," kata RS kepada wartawan.

RS juga mengaku belajar membobol koper dari seniornya sesama pekerja. Tak hanya itu, dia menyebut pelaku pembobolan koper di Bandara SAMS Sepinggan tak hanya dia sendiri.

"Di dalam masih banyak yang melakukan ini (membobol koper)," ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, tersangka RS ditangkap pada Ahad (3/7) kemarin.

Dia ditangkap saat berada di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Dari tangan RS, polisi mengamankan barang bukti perhiasan milik Dewi Persik yang sempat dicuri senilai Rp 100 juta.

"Kami berhasil mengamankan dua buah kalung emas, satu buah emas batangan 200 gram dan satu buah kotak perhiasan," kata Rengga pada rilis pengungkapan kasus di Polresta Balikpapan, Rabu (6/7).

Akibat perbuatanya, RS dijerat pasal 362 KUHP dan terancam pidana kurungan 5 tahun penjara. (hul)