TANA PASER - Gaji ke-13 untuk non-PNS atau pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Paser akhirnya ada harapan cerah dibayarkan tahun ini. Hal ini ditegaskan Bupati Paser Fahmi Fadli melalui Asisten Administrasi Umum Sekda Paser Murhariyanto. 

Gaji untuk kesiapan anak sekolah itu telah diproses pembayarannya, Murhariyanto mengatakan gaji ke-13 yang akan diterima PTT sama dengan satu bulan gaji berdasarkan kualifikasi pendidikan yang dimiliki. 

Dengan adanya penyaluran gaji ke-13 yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah,  nantinya diharapkan benar-benar bisa memberikan manfaat yang positif  bagi para tenaga honorer.

"Selain gaji ke-13, pa bupati sebelumnya juga telah menyetujui THR untuk PTT pada Lebaran Idul Fitri lalu," kata Murhariyanto, Senin (11/7) usai apel di kantor Bupati Paser.  

Dia mengatakan masing-masing bendahara sudah bisa mengajukan kuitansi pembayaran gaji ke-13 ke bagian keuangan, dan pekan ini juga bisa diterima para tenaga PTT seluruh satuan kerja perangkat daerah. 

Keberadaan tenaga honorer cukup membantu tugas dan fungsi perangkat daerah di Kabupaten Paser. Untuk itu pemerintah daerah selalu mempertimbangkan pengabdian dan kerja keras pegawai dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

Bupati menganggap banyak hal yang telah dilakukan oleh PTT di Paser terhadap pelaksanaan pelayanan dan pembangunan, sehingga ini menjadi pertimbangan bagi memberikan THR dan gaji ke-13 bagi PTT. 

Terpisah kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Paser Nur Asni mengatakan kini TAPD masih fokus untuk pergeseran anggaran, sehingga belum bisa dibayarkan di awal Juli. Namun dia memastikan akan dibayarkan karena telah disetujui bupati. Nominalnya ialah sesuai gaji masing-masing PTT. Kecuali untuk dokter dan beberapa tenaga medis yang gajinya cukup besar. Jadi tidak seperti gaji bulanannya. 

"Yang jelas di bawah gaji bulanan mereka untuk nakes ini," kata Asni. 

Anggaran yang disediakan TAPD untuk gaji ke-13 ini ialah Rp 11,3 miliar untuk 4.496 PTT. (Adv/jib) 

 

THR dan Gaji ke-13 untuk dokter, nakes dan lainnya:

- Dokter Spesialis Rp 5 juta. 

- Dokter Umum dan dokter di daerah terpencil Rp 3,5 juta. 

- Apoteker, perawat, dan tenaga medis lainnya dari D3 sampai S2 Rp 2,5 juta. 

- PTT struktural Rp 2,2 juta sampai Rp 2,3 juta menyesuaikan ijazah.