Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di bawah kepemimpinan Bupati Muda Mahendrawan berkomitmen untuk melindungi masyarakat pekerja rentan. Hal ini ia sampaikan usai menyerahkan simbolis klaim santunan kepada ahli waris dari peserta BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya pada Senin, 11 Juli 2022.

“Banyak sekali risiko dalam pekerjaan termasuk pekerja rentan harus kita lindungi. Untuk saat ini sistem data untuk jumlah dan yang lainnya harus disiapkan terlebih dahulu. Tapi ini membuktikan negara hadir melindungi warganya,” kata Muda Mahendrawan.

Sebelumnya telah terbukti dengan manfaat yang diterima masyarakat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bisa dirasakan.

“Kita saksikan tadi, istri dari almarhum pekerja tidak tahu soal ini lalu menerima santunan dan bermanfaat bagi kehidupannya setelah ditinggalkan sang suami untuk modal usaha,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut Muda Mahendrawan menyerahkan santunan kematian pada ahli waris dari Almarhum Suwito yang dulunya bekerja sebagai Anggota BPD Desa Kuala 2, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

“Saya sempat terkejut diberitahukan dari BPD kalau pihak keluarga menerima santunan ini. Karena saya juga tidak tahu suami terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Tri Wati, istri dari Suwito.

Dia mengaku dana santunan ini sangat bermanfaat untuk keluarganya yang akan dipakai untuk menambahkan modal usaha demi melanjutkan hidup pasca ditinggal sang suami.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan Rini Suryani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kubu Raya karena begitu responsif. 

“Kami apresiasi yang dilakukan Pemkab, dalam hal ini Pak Bupati. Di mana kegiatan ini bentuk kepedulian pemerintah dan masyarakatnya. Ahli waris bahkan tidak tahu bisa mendapatkan manfaat dari kepesertaan ini. Tapi dengan manfaat yang ia diterima dia yakin dana itu bisa meneruskan anak sekolah dan jadi modal usaha,” ucap Rini.

Terkait keinginan Bupati Kubu Raya untuk melindungi pekerja rentan, Rini pun sangat mengapresiasi ini.

Hal ini sebagai implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memastikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja di wilayahnya tanpa terkecuali pekerja rentan dan pegawai pemerintahan non-ASN.

“Ini dalam rangka untuk memperluas perlindungan bagi masyarakat makanya harus tercover jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Adapun pembayaran klaim seluruh program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kubu Raya periode Juni 2021- Juni 2022 sebesar Rp 39, 03 miliar atau sebanyak 4.125 klaim.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Ryan Gustaviana, mengapresiasi dan berterimakasih kepada kepedulian Pemkab Kubu Raya terhadap para pekerja.

"Kami apresiasi dukungan Pemkab Kubu Raya dalam mengimplementasikan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Serta akan memberikan perlindungan yang jelas bagi banyak pekerja yang rentan (informal) yang belum terlindungi,” katanya.

Pekerja rentan yang dimaksud ini ialah para pekerja yang mempunyai risiko sosial yang cukup tinggi tanpa adanya perlindungan dan tidak memiliki kemampuan untuk membayarkan iuran perlindungan mereka sendiri dan tidak ada perlindungan dari perusahaan.

“Semua untuk mewujudkan rasa aman dan bisa meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya,” ujarnya. (pro)