BALIKPAPAN-Pemerintah berencana memulai pengerjaan jalur logistik untuk pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) pada awal Agustus nanti. 

Pembangunan jalan logistik sepanjang kurang lebih 25 kilometer ini akan diikuti rekayasa lalu lintas,  pada jalur yang melintasi kawasan IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Sonny Irawan, melalui Kabag Bin Opsnal AKBP Bangun Isworo mengatakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim sudah menyiapkan sistem buka tutup untuk menjamin kelancaran pembangunan jalur logistik di kawasan KIPP IKN.

“Untuk sistem buka tutup jalur mulai dari Kilometer 38, Balikpapan hingga simpang tiga Silkar, Petung, PPU akan diberlakukan pada 1 Agustus hingga 31 Desember 2022 mendatang,” beber Bangun, Senin (18/7).

Bangun mengatakan, pemberlakuan sistem buka tutup ini hanya untuk kendaraan dengan roda 10 ke atas. Jam buka akan dimulai pada pukul 22.00 Wita – 06.00 Wita. Sementara jam tutup pada pukul 06.00 Wita- 22.00 Wita.

“Sistem ini khusus untuk kendaraan dengan roda 10 lebih. untuk kendaraan dengan roda kurang dari 10 tetap diizinkan melintas seperti biasa,” jelas Bangun.

Kepolisian, kata Bangun juga akan menyiapkan sejumlah pos pantau di sejumlah titik. Untuk sisi Kukar, pos pantau bakal disiapkan di Kilometer 32 dan Kilometer 39, arah Samarinda – Balikpapan serta simpang tiga Kilometer 38 menuju Sepaku.

Di Kabupaten PPU, polisi menyiapkan lima pos pantau, mulai dari simpang tiga Trunen, Kecamatan Sepaku, simpang empat pamaluan, simpang tiga Riko menuju Pulau Balang dan simpang tiga Gersik serta pos pantau simpang tiga Silkar/Petung.

“Total kami siapkan 30 personel dari Ditlantas Polda Kaltim, Polres Kukar dan PPU untuk mengisi pos pantau yang ada. Ada juga dukungan dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) dan Dishub,” kata Bangun.

Selain pos pantau, Ditlantas Polda Kaltim juga bakal menyiapkan kantong parkir di Wilayah Kukar dan PPU. Di Kukar, kantong parkir disiapkan di sisi kanan dan kiri Kilometer 32 dan 39 arah Samarinda – Balikpapan.

Sementara di wilayah PPU, kantong parkir disiapkan di RM Banyuwang, Kelurahan Bumi Harapan, area parkir Cafe Balantak KM 7 Silkar dan area parkir Warung Lamongan, Desa Giri Mukti, KM 1 Silkar (Simpang 3 Petung).

Pemberlakuan sistem buka tutup ini, lanjut Bangun juga sudah dikoordinasikan dengan pemilik kendaraan roda 10 ke atas, baik pribadi maupun perusahaan. “Kami sudah sosialisasi ke pengusaha angkutan. Kami juga sudah bersurat ke Polda di wilayah Kalimatan untuk membantu sosialisasi pemberlakuan sistem buka tutup ini,” tutup dia. (hul)