BALIKPAPAN-Ratusan nelayan Manggar, Balikpapan Timur, Selasa (19/7) pagi menggelar aksi demonstrasi di Pintu I, Jalan Yoes Sudarso (Jalan Minyak).

Mereka resah lantaran limbah lumpur yang dibuang ke laut membuat tangkapan ikan mereka berkurang drastis. Di samping itu, nelayan was was, material lumpur bakal merusak lingkungan.

Aksi yang dilakukan nelayan tersebut juga mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, G Budi Satrio Djiwandono. Politikus Partai Gerindra ini mengaku sudah menerima laporan adanya indikasi pencemaran lingkungan dari nelayan.

"Iya saya juga sudah mendapat informasi adanya indikasi pencemaran di laut kawasan Manggar dari kawan-kawan nelayan," kata Budi di Balikpapan, Selasa (19/7).

Ketua Panja Perusakan Lingkungan DPR RI ini juga berkeinginan untuk meninjau langsung titik yang disebut nelayan jadi lokasi pembuangan lumpur.

Jika benar ada indikasi pencemaran, Budi mengaku akan menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan, baik manajemen maupun direksi.

"Pencernaan lingkungan adalah sesuatu yang sangat serius. Saya pribadi merasa prihatin ketika ada masalah pencemaran lingkungan," katanya.(hul)