BALIKPAPAN-Niat MM, pemuda asal Samarinda, Kalimantan Timur memasarkan ganja di kawasan Samarinda dan sekitarnya, berhasil digagalkan Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim.

Selain meringkus MM, kepolisian turut menyita 436 gram ganja yang dipesan dari Bandung, Jawa Barat oleh tersangka. Kepada wartawan, MM yang sehari-hari berprofesi sebagai driver taksi online ini, mengaku memesan ganja lewat media sosial.

Ganja yang dia pesan lantas dikirim lewat salah satu penyedia jasa ekspedisi dari Bandung ke Samarinda.  Tak hanya sekali, dia mengaku sudah beberapa kali melakukan transaksi pembelian ganja dari Bandung.

“Awalnya saya beli untuk digunakan sendiri. Yang terakhir ini saya pesan cukup besar, rencana untuk dijual,” kata MM saat rilis pemusnahan barang bukti di Mapolda Kaltim, Jum’at (22/7) pagi.

Rencananya, ganja siap linting tersebut bakal dijual eceran seharga Rp 100 ribu tiap ons. “Dijual ke teman-teman saja,” ucap dia.

Panit Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Kaltim, AKP M Rakib Rais mengatakan, MM ditangkap polisi pada Rabu (6/7) pagi di kawasan Jalan Alimudin, Sambutan, Samarinda.

Ratusan gram ganja tersebut akhirnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Akibat ulahnya, MM dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (hul)