BALIKPAPAN-Ada saja modus yang dilakukan pengedar sabu untuk mengelabui aparat. Seperti yang dilakukan S (42), warga Jalan Pandan Sari, Marga Sari, Balikpapan Barat. Ia mengemas ulang sabu di dalam bungkus kopi lalu menaruh bungkus tersebut di tempat yang sudah ditentukan, sebelum diambil pembeli.

Modus yang dilakukan S akhirnya berhasil dibongkar jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan, Senin (18/7) siang. Dari tangan S, polisi menemukan tiga paket sabu seberat 42,02 gram.

Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, Kompol Roganda mengatakan, sabu yang berhasil diamankan merupakan sisa dari 500 gram sabu yang sudah sempat diedarkan tersangka di wilayah Kota Beriman.

“Dari pengungkapan ini, 280 orang berhasil diselamatkan. Nilai sabunya Rp 40 juta,” kata Roganda saat rilis pengungkapan kasus.

Selain mengamankan tiga paket sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lain seperti bungkus kopi, satu unit alat press, satu bundel plastik flip dan satu unit timbangan digital.

“Jadi tersangka ini akan membuka bungkus kopi dan mengganti isinya dengan sabu. Untuk merekatkan kembali bungkus kopi dia menggunakan mesin press,” beber Roganda.

Selain sebagai pengedar, S sebut Roganda juga merupakan kurir dari seseorang yang kerap disebut “Tuan Muda”, yang saat ini berstatus DPO. Sepanjang Juli, S mengaku sudah tiga kali mengantarkan sabu. Dengan upah masing-masing Rp 2 juta dan Rp 4 juta.

“Pengantaran ketiga belum mendapat upah karena barangnya masih tersisa dan keburu kami tangkap,” kata Roganda. (hul)