BALIKPAPAN-Jenazah mantan Wali Kota Balikpapan, Imdaad Hamid, yang berpulang Rabu (3/8) dinihari, dijadwalkan tiba di Balikpapan dari Jakarta, pada Rabu (3/8) siang, sekira pukul 14.00 Wita.

Gubernur Kaltim, Isran Noor dijadwalkan bakal menyambut kedatangan jenazah Imdaad Hamid di VIP Bandara SAMS Sepinggan. Jenazah rencananya akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung.

"Mendiang bapak akan disalatkan di Masjid At Taqwa setelah asar lalu dikebumikan di TMP Dharma Agung," kata putra pertama mendiang Imdaad Hamid, Dihimyatie Reza di rumah duka di Jalan Wiluyo Puspoyudo.

Reza mengatakan, sang bapak meninggal dalam keadaan tidur di rumah sang adik di Jakarta, Rabu (3/8) dinihari. Diketahui, enam tahun terakhir mendiang Wali Kota Balikpapan periode 2001-2011 ini memang tinggal di Jakarta.

Sebelum meninggal, denyut jantung sang bapak disebut Reza terus menurun. Mendiang Imdaad sejatinya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun dinyatakan meninggal sebelum sampai rumah sakit.

Reza menambahkan, selama ini sang bapak tak punya penyakit dalam yang serius. Satu-satunya penyakit yang diderita adalah parkinson.

KOMUNIKASI TERAKHIR

Reza mengatakan, momen pertemuan terakhir dengan sang bapak terjadi pada 10 Juli 2022 lalu di Jakarta, lima hari setelah mendiang Imdaad berulang tahun yang ke-78 tahun.

Pada pertemuan itu, Reza mengaku mengucapkan selamat ulang tahun dan memberikan doa.

Tak ada pesan khusus yang disampaikan sang bapak dalam pertemuan tersebut. "Sayangnya tidak ada pesan khusus, mau dimakamkan di mana, atau ada minta urusan untuk diselesaikan," jelas Reza.

Meski tak ada pesan khusus, Reza mengaku sempat meminta sang bapak untuk menambah porsi karbo yang dikonsumsi.

"Bapak ini kan mengurangi karbo, jadi saya cuma minta jangan terlalu dikurangi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Reza juga memohon restu untuk maju dalam pencalegan di Balikpapan, pada 2024 mendatang.

"Beliau memberikan restu dan mendoakan saya, beliau bilang iya saya doakan semoga berguna bagi bangsa," ujar Reza. (hul)