BALIKPAPAN-Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield Tahun 2022 Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi dibuka Rabu (3/8) pagi, di Lapangan Mako Rider 600 Modang Kodam VI Mulawarman.

Super Garuda Shield 2022 merupakan Latihan tahunan bersama antara TNI dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM). Latma dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama antar personel dalam suatu operasi.

Kasdam VI Mulawarman, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan mengatakan, Super Garuda Shield 2022  berbeda dengan Garuda Shield sebelumnya. "Mengapa latihan tempur ini ada tambahan super, karena memang melibatkan tiga matra (darat, udara dan laut)," ujarnya selepas Opening Ceremony Garuda Shield Tahun 2022.

Super Garuda Shield tahun ini juga melibatkan 13 negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, New Zealand dan Korea Selatan.

Berlangsung sejak 1 Agustus lalu, Super Garuda Shield bakal berakhir pada 14 Agustus mendatang. Empat wilayah bakal jadi latihan bersama ini, yakni Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja, Dabo Singkep Kepulauan Riau, Daerah Latihan Kodam VI/Mulawarman Amborawang dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin  Palembang.

Khusus  di wilayah Kodam VI/Mulawarman, Latihan Bersama  Super Garuda Shield 2022 ini diselenggarakan di Daerah Latihan Kodam VI/Mulawarman Amborawang yang melibatkan personel TNI AD dari Yonif 623/Bwu dan US Army. 

Adapun personel yang terlibat dari Yonif 623/Bwu sebanyak 306 orang yang terdiri dari penyelenggara 150 orang, pelaku 150 orang dan Kru Heli sebanyak 6 orang. Sedangkan personel dari US Army yang terlibat latihan sebanyak 173 orang terdiri dari Tim Torch sebanyak 10 orang, FP 2 orang, Trail 5 orang dan Main Body sebanyak 156 orang.

“Untuk materi yang akan dilaksanakan dalam latihan ini yaitu Operasi Serangan (Field Trainning Exercise/FTX) tingkat Kompi dan Latbak Senban (Life Fire Exercise/LFX),” ujar Brigjen Ibnu Bintang. (hul)