BALIKPAPAN-Mantan Ketua Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik), sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto, mendukung usulan mengabadikan nama Imdaad Hamid sebagai nama pengganti bagi Stadion Batakan.

“Saya rasa sangat pas, beliau (Imdaad Hamid) punya jasa besar terhadap pembangunan stadion yang jadi markas Persiba Balikpapan tersebut,” kata politikus PDI-Perjuangan ini.

Di sisi lain, Suwanto juga menilai selama menjabat wali kota, Imdaad menunjukkan perhatian yang besar terhadap Persiba. Perhatiannya yang nyata jadi salah satu faktor Persiba mampu finis ketiga pada kompetisi Liga Indonesia musim 2009/2010.

“Saya masih ingat pada Juni 2010 silam Pak Imdaad juga memberikan piagam penghargaan kepada Balistik atas dukungan yang diberikan untuk Persiba,” kenang Suwanto.

Ia juga menyebut, pemberian nama stadion dengan nama Imdaad Hamid menjadi salah satu wujud penghargaan tertinggi bagi Bapak Pembangunan Balikpapan tersebut.

Sebelumnya, mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengusulkan nama Imdaad Hamid diabadikan sebagai pengganti nama Stadion Batakan atau tenis stadium di Jalan Letkol Pol M Answani Arbain.

Rizal menilai, peran mendiang Imdaad Hamid dalam pembangunan dua stadion tersebut cukup siginifikan. “Kalau mau dihubungkan dengan hobi, Pak Imdaad memang sangat gemar tenis,” kata Rizal dihubungi media ini, Rabu (3/8) malam.

Sementara untuk Stadion Batakan, peran Imdaad sangat besar. Imdaad menjadi orang yang mendorong terbangunnya stadion internasional di kawasan timur Balikpapan ini.

“Bahkan beliau yang mengawal dari awal pembangunan stadion ini, termasuk proses pembebasan lahannya,” kata dia.

Ditambah lagi, Imdaad juga jadi salah satu wali kota yang punya kepedulian besar terhadap tim sepak bola kebanggaan masyarakat Balikpapan, Persiba. Pada masa jabatan Imdaad, Persiba menjadi salah satu tim yang ditakuti di kasta teratas kompetisi sepak bola Tanah Air.

Selain mendorong pembangunan Stadion Batakan, sebagai markas Persiba, kecintaan Imdaad terhadap Persiba juga terlihat dengan masuknya sang putra, Muhammad Dhimyatie Reza sebagai pengurus klub beralias Beruang Madu ini.

“Karena memang tidak bisa mengurus langsung, beliau (Imdaad) meminta anaknya untuk mengurus Persiba saat itu bersama-sama Pak Syahril (Syahril HM Taher),” kata Rizal.

Sederet fakta tersebut, menjadi alasan kuat nama Imdaad Hamid layak dijadikan nama resmi Stadion Batakan, Balikpapan. Apalagi, sebut Rizal, Batakan sejatinya merupakan nama tempat di Balikpapan Timur. (hul)