TENGGARONG - Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bentuk Klinik Konsultasi (Klik) Desa Idaman bersama aparatur kecamatan daerah pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Minggu (11/13) lalu. Klik Desa Idaman sendiri dibentuk dengan tujuan untuk mendukung percepatan pencapaian masyarakat Kukar yang sejahetra dan bahagia. 

Kadis PMD Kukar Arianto menjelaskan Klik Idaman ini merupakan program layanan berupa konsultasi bagi desa, terkait kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan desa. Adapun pemanfaatan dan pengembangan potensi Desa yang dapat meningkatkan kapasitas aparatur desa dan lembaga kemasyarakatan desa dalam mengelola pembangunan lebih akuntabel, transparan dan mengutamakan pemenuhan kebutuhan masyarakat miskin dan rentan sesuai tujuan SDG’s desa dan visi misi Kukar Idaman.

“Klik Desa Idaman ini kami bentuk di tingkat Kabupaten dan di 18 Kecamatan yang memiliki desa se-Kukar. Saya mendorong agar Klik Desa Idaman di Kecamatan dibentuk sebagai satuan tugas yang dibentuk oleh Camat sebagai media untuk mengakselerasi penguatan kapasitas aparatur Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa di wilayahnya masing-masing,” ujar Arianto.

Lanjut Arianto, dibentuknya Klinik Konsultasi (Klik) Desa Idaman dapat menjadi solusi atas kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh Pemdes. Karena dapat mempercepat capaian target visi misi Kukar Idaman. Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan penerapan Regulasi Pemerintah Pusat dan Regulasi Pemerintah Daerah, Mensosialisasikan Program-program/Kegiatan yang masuk ke Desa dan Pelaksanaan Pendampingan Desa. Juga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan keuangan Desa untuk menghindari terjadinya kesalahan Administrasi dan penyimpangan Dana.

“Inilah yang diharapkan dari pembentukan klinik Konsultasi Desa Idaman untuk memperkuat semangat serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan pada tingkat Kabupaten dan Kecamatan untuk saling bahu-membahu berupaya memberdayakan seluruh aparatur pemerintah Desa agar menjadi lebih kuat dan terus bersinergi dalam menyelenggarakan seluruh proses pemerintahan desa termasuk dalam rangka melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan masyarakat di Desa,” pinta Arianto. (adv/moe)