TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) gelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah/Kades se-Kukar untuk membahas Program Keluarga Harapan (PKH) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Kamis (17/11).

Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono,  PKH merupakan program perlindungan sosial berupa pemberian uang tunai bagi masyarakat pra sejahtera. Dan untuk menerima bantuan ini diperlukan persyaratan tertentu yang harus disesuaikan. Sunggono berharap PKH ini dapat mengentaskan kemiskinan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengubah perilaku yang kurang mendukung.

“Program ini untuk bertujuan mengurangi beban Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari jerat kemiskinan,” terangnya.

Lanjut Sunggono, Pemkab Kukar meyakini PKH ini tepat sasaran dalam mengentaskan kemiskinan. Karena program tersebut akan memberikan BLT dan memberikan pendampingan dalam upaya pemberdayaan kepada masyarakat miskin. Dirinya juga meminta kepada pendamping PKH untuk bisa memberikan pelatihan-pelatihan pemberdayaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan lakukan pengembangan potensi perekonomian yang ada pada KPM.

“Kami juga meminta kepada pendamping PKH untuk melakukan update data secara berkala. Dan melakukan verifikasi dan validasi data secara objektif sesuai dengan kriteria yang telah di atur,” tutup Sunggono.  (adv/moe)