BALIKPAPAN - Tidak hanya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Nusantara, juga memberi dampak luas bagi Kaltim. Khususnya di kota penyanggah IKN seperti Balikpapan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP)  Balikpapan, Iwan Wahyudi menegaskan, keputusan pemindahan IKN oleh Presiden Joko Widodo ke Kaltim membawa keberkahan bagi Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim. 

"Dampaknya, terjadi pertumbuhan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Apalagi saat ini Balikpapan memiliki status sebagai kota penyanggah IKN," ungkap Iwan yang juga kini juga berstatus sebagai Anggota DPRD Balikpapan itu.

Bagi partai berlambang Ka'bah tersebut, dengan dampak IKN, masyarakat Balikpapan juga harus mempersiapkan diri, secara kapasitas dan kemampuan untuk mengambil peran dalam pembangunan IKN.

"Dalam proses pemindahan dan pembangunan IKN, maka DPC PPP Balikpapan terus melakukan konsolidasi infrastruktur partai, bersamaan dengan kesiapan PPP menjelang Pemilu 2024. Hal ini menjadi momentum yang sangat baik untuk membangun infrastruktur PPP," ucap Iwan.

Kata dia, DPC PPP Balikpapan melibatkan semua unsur kader, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga RT untuk mensolidkan infratruktur partai dan IKN menjadi salah satu isu penting untuk diinformasikan. 

"Ini momentum yang sangat baik bagi semua unsur dari pimpinan cabang, anak cabang, kecamatan, kelurahan, RT hingga akar rumput," jelasnya.

Baginya, menyiapkan kader DPC PPP Balikpapan dalam proses pembangunan IKN karena ke depan kompetisi untuk SDM semakin terbuka adalah sebuah hal yang prioritas dan penting. "Bersamaan dengan konsolidasi menghadapi Pemilu 2024 dan menyambut IKN, DPC PPP terus melakukan upaya meningkatkan kader yang solid, tangguh dan kompetitif," imbuhnya. (rdh)