PENAJAM-Kabar duka datang dari Pengkab Taekwondo Penajam Paser Utara. Ody Sanjaya P, salah satu ofisial yang ikut dalam rombongan bus atlet dan ofisial PPU yang mengalami kecelakaan di Kelay... akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya, Rabu (23/11) sekitar pukul 09.30 Wita.

Ody meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Jusuf SK, Tarakan, Kaltara.

Tak pelak kabar berpulangnya Ody membuat keluarga besar KONI Kabupaten PPU bersedih. "Kami semua turut bersedih dan kehilangan," kata  Ketua KONI PPU Salehuddin. 

Ia mengatakan, sebelum meninggal kondisi Ody memang memburuk sejak Rabu (23/11) pagi. "Selasa malam (22/11), Ody sempat berkomunikasi dengan keluarga dan Plt Bupati PPU. Tapi paginya kondisinya terus menurun sampai akhirnya berpulang," kata Salehuddin.

Jenazah Ody, kata Salehuddin rencananya akan diterbangkan menuju Balikpapan pada Kamis (24/11) dan akan dimakamkan di kampung halamannya di Maridan, Sepaku.

Pemkab PPU dan KONI PPU kata dia juga sudah menyiapkan penyambutan jenazah. "Pemkab PPU informasinya juga menyiapkan santunan," katanya.

Informasi yang diperoleh media ini, Ody mengalami luka serius pada bagian leher dan pinggang akibat kecelakaan.

Sebagai informasi bus yang ditumpangi atlet dan pelatih dari Kabupaten PPU yang akan berlaga di Porprov VII Kaltim, Berau, terguling di kawasan Kelay, Kabupaten Berau, Kamis (17/11) siang.

Info dari salah satu pelatih, bus tidak kuat menanjak lalu mundur dan terguling ke jurang sedalam 30 meter.

Di dalam bus, ada tiga atlet, satu pelatih dan satu ofisial yang jadi korban dalam kejadian nahas tersebut.

Mereka adalah Serty pelatih taekwondo, Ody Sanjaya P (ofisial), Dilla, Suebahtul Aslamiah dan Ridwan. Ketiga nama terakhir adalah atlet taekwondo. (hul)