BALIKPAPAN- PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan menggelar turnamen panahan berhadiah Tabungan Emas bertajuk Balikpapan Indoor Archery Competition (BIAC) mulai 29 Oktober hingga 1 November 2020. Acara yang dihelat di Hanggar D Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan ini untuk mempopulerkan kemudahan berinvestasi emas. 

"Melalui ajang ini, kami ingin memasyarakatkan kemudahan investasi menggunakan Tabungan Emas," kata Deputy Operasional Sudartoyo dijumpai di sela pembukaan turnamen, Sabtu (31/10).

Tabungan Emas merupakan produk simpanan saldo dalam bentuk emas. Diformulasikan untuk memudahkan masyarakat untuk berinvestasi. Disebut mudah karena investasi melalui Tabungan Emas mulai dari 0,01 gram atau setara Rp10 ribu. 

Dipilihnya emas sebagai komoditi investasi karena nilainya cenderung naik dari tahun ke tahun. Sehingga nilai kekayaan pemilik emas juga akan terus meningkat. Itu sesuai dengan tujuan dasar berinvestasi yakni untuk meningkatkan nilai kekayaan masa depan. 

Tak tanggung-tanggung, total hadiah senilai Rp42 juta disiapkan untuk seluruh pemenang sebagai uang pembinaan, dalam bentuk Tabungan Emas. Tak cuma itu, seluruh peserta berkesempatan memiliki produk Tabungan Emas secara gratis senilai Rp50 ribu. Tercatat, sekira ada 400 peserta yang mengikuti kompetisi tersebut. Dari total 50 klub panahan. Baik dari dalam kota hingga luar daerah. Lomba terbagi dalam tujuh kategori, putra dan putri.

Adapun olahraga panahan dipilih sebagai sarana sosialisasi Tabungan Emas karena tidak ada kontak langsung antar peserta. Itu sesuai ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya menerapkan jaga jarak. 

Lebih dari itu, turnamen panahan yang digelar, bagian dari komitmen Pegadaian untuk memberikan manfaat kepada. "Itu yang lebih diutamakan," gebunya. Serta, wujud sinergi BUMN. Khususnya PT Angkasa Pura Airport (Persero) I cabang Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan sebagai tuan rumah. 

Dalam kesempatan yang sama, General Manager (GM) Angkasa Pura Airport (Persero) I cabang Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan Barata Singgih R, turnamen panahan sudah melalui tahap evaluasi dan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan. 

"Kami memberikan sisi lain dalam turnamen ini yakni bertanding sambil lihat pesawat," serunya. 

Sementara itu Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi yang berkesempatan hadir membuka turnamen mengaku antusias. Apalagi bagi umat Islam, panahan salah satu olahraga yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. 

"Bagi Kaltim, langganan penyumbang emas dalam kompetisi dari olahraga menembak dan penahanan. Karenanya sangat positif melihat banyaknya peserta, melalui turnamen ini akan lahir bibit baru yang mengharumkan Kota Balikpapan," imbuhnya. 

Setali tiga uang, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim Damanhuri mengatakan potensi atlet panahan di Balikpapan cukup banyak. "Terutama junior karena sarana latihan juga tersedia. Ini harus diseriusi. Ada dua atlet panahan Balikpapan yang perkuat tim panahan Kaltim pada PON XX PAPUA tahun depan," ujarnya. (pro/one)