PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Periode “keramat” larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021, akan segera berlaku. Terkait hal ini Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim, telah menyiapkan antisipasi dengan membentuk posko penyekatan dibeberapa titik jalan.

Dijelaskan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Singgamata, pihaknya akan mendirikan 74 pos pengamanan dan empat pos penyekatan. Dengan titik posko yaitu, dua titik di perbatasana Provinsi di Paser, satu titik berada di Kutai Barat menuju Kalimantan Tengah, dan satu titik di Berau yang menuju arah Bulungan.

“Cara bertindaknya, kami akan putar balik kendaraan umum maupun perorangan. Hari Sabtu akan kami cek pos penyekatan tersebut,” ujarnya, saat diwawancarai awak media, Selasa (4/5).

Namun diantara kendaraan-kendaraan yang lewat nantinya, lanjut dia, akan dilakukan pengecekkan dokumen teerlebih dahulu. Jika si pengendara memiliki surat izin dari kelurahan atau surat tugas, maka akan diizinkan untuk melintas.

“Pengecualian kendaraan dinas yang digunakan untuk operasional dinas, kalau untuk pribadi tidak boleh. Nanti petugas di lapangan akan menimbang, tapi tetap ketentuannya untuk kita semua tidak ada yang mudik. Dokumen harus lengkap, tapi dalam kondisi nyata kami lihat dia sakit, ya kami izinkan,” tuturnya.

Sebelumnya, pada rakor teknis terakhinya yang dilakukan pihaknya sebenarnya silahturahmi antarkota masih diperbolehkan. Hanya saja yang tidak boleh jika ada kendaraan yang mengangkut banyak penumpang dengan keperluan mudik.

“Seperti travel gelap itu, kami suruh putar balik. Maksudnya ‘kan baik akan kami sampaikan di lapangan,” tutupnya. (rin/pro)