PROKAL.CO,

BANDUNG---Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan buku Pedoman Iklan Jasa Keuangan. Bahkan sampai tahun lalu sudah mengalami perubahan hingga tiga kali.

Itu sebagai bukti nyata keseriusan lembaga tersebut melindungi konsumen dan masyarakat dari berbagai penipuan yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

"Saya sangat mengapresiasi OJK yang telah menerbitkan buku Pedoman Iklan Jasa Keuangan. Hal itu menunjukkan keseriusan institusi tersebut untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat yang berhubungan dengan semua industri jasa keuangan," ujar Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di acara Sharing Focus Group Discussion (FGD) OJK di Hotel Intercontinental Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 10 Juni 2021 kemarin. 

Pada Sharing Komunikasi dan Motivasi bersama para ekonom dan pakar hukum serta pejabat OJK pusat, doktor lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpar) itu berbicara tentang "Studi Kasus Pemasaran Produk Jasa Keuangan yang Misleading dari Perspektif Komunikasi". 

Mantan wartawan di banyak media besar itu semula ingin menghadiri langsung acara tersebut di Bandung. Namun niat itu tidak terpenuhi karena pada hari yang sama sudah banyak agendanya di Jakarta. Salah satunya pertemuan dengan Direktur Utama PTPN III Holding (Persero) Mohammad Abdul Ghani dan mantan Direktur Litbang PTPN IV Memed Wiramihardja. Akhirnya Dr Aqua memutuskan hadir secara daring lewat Zoom dari kantor pusat holding PTPN di Jakarta. 

Dr Aqua yang selama puluhan tahun menekuni bidang komunikasi baik formal maupun informal menyatakan sudah membaca buku Pedoman Iklan Jasa Keuangan itu. Isinya yang sebanyak 152 halaman lengkap dan komprehensif.