PROKAL.CO,

PENAJAM-Sektor pertanian Kabupaten PPU belakangan terus bergeliat. Bahkan belum lama ini, puluhan penyuluh dari Kabupaten Kutai Kartanegara menyempatkan diri berguru ke Benuo Taka tepatnya di Demplot Padi Kecamatan Babulu belum lama ini.

Anggota DPRD PPU Sujiati yang mendampingi kunjungan menyebut, 20-an penyuluh dari Kota Raja tersebut belajar mengenai penanganan kadar asam pada lahan pertanian.

“PPU khususnya Babulu, dianggap mampu mengelola tanah berasam dengan cukup bagus dan produktif,” kata politikus Partai Gerindra ini.

Selama ini, lanjut Sujiati, petani di Babulu menggunakan metode pengapuran dan produk anti asam untuk mengatasi problem tingginya kadar asam.

“Kalau di Kukar memang sebagian besar lahan yang ingin digunakan adalah eks tambang, sehingga memang kadar asamnya tinggi,” ungkap anggota komisi II DPRD PPU ini.

Selain belajar mengatasi problem asam pada lahan pertanian, penyuluh dari Kukar juga menyempatkan diri mempelajari teknik pertanian melon organik yang dikembangkan di PPU.