PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan melaporkan hasil realisasi penerimaan retribusi daerah. Target tahun ini sebesar Rp 4,4 miliar 2021. Sementara ini realisasi sudah mencapai Rp 1,7 miliar per Mei.

Ada delapan item retribusi yang dikelola Dishub. Berdasarkan data per Mei, contoh retribusi parkir tepi jalan umum baru mencapai Rp 382 juta dari target Rp 1,6 miliar. Kemudian pengujian kendaraan bermotor tercapai Rp 750 juta dari target Rp 1,4 miliar.

Sejauh ini, Dishub mengupayakan pendekatan dengan juru parkir. Ini memang tidak mudah untuk mengajak mereka bergabung sebagai binaan. Sekretaris Komisi III Ali Munsjir Halim mengatakan, total dari delapan item retribusi yang dikelola hampir semua tidak terpenuhi.

Bahkan yang tercapai baru 26 persen dari target. Terutama yang disoroti pendapatan dari parkir tepi jalan. “Ada 185 jukir di 110 lokasi tapi yang baru dibina 109 orang. Berarti masih ada potensi kantong parkir yang belum dibina,” ujarnya.

Sehingga pihaknya akan kembali melakukan rapat dengar pendapat (RDP). Nanti Dishub harus memenuhi data teknis beserta laporan kendala. “Kami akan kaji dan saling membahas untuk mencari solusinya,” sebutnya.

Dia menyarankan, Dishub bisa melakukan survei terhadap wajib parkir. Ada petugas yang menghitung satu lokasi, ada berapa besar potensi kantong parkir per hari. Misalnya jika ada 100 atau 200 orang untuk mengetahui potensi yang ada.