BALIKPAPAN- Bocah 5 tahun, yang ramai diberitakan di media online dan media sosial diduga menjadi korban penculikan di Balikpapan, akhirnya ditemukan. 

Bocah bernama Maritza Adiba Zahra ditemukan Selasa (7/6) di Musala Al Barokah, Perumahan Mentari RT 7 Daksa Kelurahan Sepinggan. 

Adiba Zahra ditemukan Suroso (46) seorang pekerjaan bangunan. Saat itu, awalnya Suroso melihat anak kecil perempuan duduk menangis di pojokan musala sekira pukul 05.00 wita. Suroso hendak salat Subuh. Melihat anak kecil, dia mendatangi dan menyuruh untuk diam. Karena khawatir dan masih subuh, ia lalu meminta Zahra menunggu sebentar menyelesaikan salat Subuh. 

Selesai salat, Suroso kemudian membawa Adiba Zahra ke rumahnya yang hanya berjarak 50 meter dari musala. Sesampai di rumahnya, ia kemudian melaporkan penemuan bocah ini ke Ketua RT 7 dan diteruskan ke Babibsa setempat. 

Sekitar pukul 08.00 wita, Ketua RT dan petugas menelepon orang tua Adiba Zahra yang tertera di medsos. Zahra lalu dijemput ibu dan keluarganya. 

Kapolresta Balikpapan Kombespol Turmudi membenarkan penemuan Adiba Zahra ini. "Iya saat ini sudah ditangani tim kami," kata Turmudi. 

Kasus ini, lanjut Turmudi, sementara ditangani pihak PPA dan Buser Polresta Balikpapan.

Adiba Zahra ramai dibicarakan karena diduga menjadi korban penculikan. 

Sutrisno (57), kakek Zahra bercerita, pada hari kejadian, Selasa (29/6), bocah itu sempat izin kepada ibunya yang masih tidur siang untuk pergi bermain di luar rumah. Ia dinyatakan hilang di rumahnya di Kelurahan Manggar. 

Waktu keluarnya Zahra dari rumah terlihat dimonitor CCTV, pada pukul 15.15 Wita. Empat menit berselang, anak itu sudah pergi bersama seseorang yang membawanya, dengan tenang dan terlihat tanpa paksaan menggunakan sepeda motor. 

Sekitar pukul 17.00 Wita, Ika (30) ibu Zahra mencari keberadaan anaknya, tapi tak kunjung ditemukan. Sutrisno mengatakan, putrinya itu juga sempat menghubunginya yang saat itu berada di rumah rekannya dan menanyakan keberadaan korban. (pro)