BALIKPAPAN-Pemkot Balikpapan mengonfirmasi temuan Covid-19 Varian Delta di Kota Beriman.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengimbau warga untuk semakin waspada. Sebab, varian Covid-19 asal India ini memang lebih cepat penularan dan perburukannya.

“Waspada, tapi jangan ketakutan. Sekali lagi protokol kesehatan tetap dijalankan,” pesan dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliary menambahkan, informasi soal adanya Varian Delta diterima tadi pagi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

“Selain Balikpapan, ada Bontang dan Samarinda yang dikonfirmasi adanya varian delta,” ungkap perempuan yang akrab disapa Dio ini.

Khusus Balikpapan, diteruskan Dio, Varian Delta ditemukan pada tiga sampel dari puluhan sampel yang dikirim ke Puslitbangkes di Jakarta.

Tiga sampel itu, diketahui milik warga yang berdomisili dari luar Balikpapan. Yakni Jateng dan Jatim. Mereka kini sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara dan RSKD.

Ditemukannya Varian Delta sejatinya bukan hal yang mengagetkan. Pasalnya dalam dua minggu belakangan, kasus positif di Balikpapan memang mengalami kenaikan yang signifikan.

“Dapat kita lihat di lapangan, penularannya sangat cepat. Begitu juga perburukannya,” ungkap Dio.

Di sisi lain, Dio juga berharap kedisiplinan warga yang menjalani isolasi mandiri. Dia meminta warga yang menjalani isolasi mandiri maupun yang sedang dikarantina untuk tidak ke luar rumah.

Dia juga meminta kerjasama dari warga sekitar. “Kalau ada warga isoman yang ke luar rumah jangan takut untuk ditegur, karena ini demi keselamatan. Jangan sampai menulari warga lain,” pesannya.

Apalagi, saat ini Pemkot Balikpapan sudah memberikan layanan dapur umum untuk warga yang menjalani isoman.

“Tujuannya kan salah satunya supaya mereka tidak perlu ke luar rumah. Begitu juga obat-obatan bisa diantar,” tuntas Dio. (hul/pro)