TANA PASER - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim ke-16 atau XVI pada 2021 yang akan digelar di Kabupaten Paser, hanya akan menggelar 18 cabang olahraga (cabor). Padahal sebelumnya ada 21 cabor yang disiapkan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser Yusuf Sumako mengatakan pertimbangan dicoretnya tiga cabor ialah kesulitannya jumlah atlet yang memenuhi syarat. Apalagi saat aturan dirubah dari minimal kelahiran 2003 menjadi 2005.

"Pertimbangan lainnya cabor tersebut tidak masuk grand desain nasional," kata Yusuf Sumako saat rapat dengan seluruh perwakilan daerah di Kaltim membahas persiapan Popda di ruang rapat Sadurengas, Kamis (2/9).

Yusuf menyebut Popda yang dihelat di Paser kali ini ibaratnya setengah matang, karena di tengah jalan baru diputuskan di Paser setelah sebelumnya Berau memundurkan diri. Padahal Yusuf mengakui tiga cabor yang dicoret ini potensi atletnya cukup bagus. Cabor tersebut ialah Bola Basket, Bola Volly, dan Tennis Lapangan.

Ada juga usulan cabor yang dipertandingkan di Popda kali ini, yaitu E-Sports. Karena digandrungi banyak kaum milenial. Namun disayangkan sejak rapat pembahasan awal Popda ini, belum ada rencana memasuki cabor ini di Popda. Hanya cabor Catur yang akan menjadi laga eksibisi. 

"Insya Allah Popda nanti di mulai 20 sampai 27 November selama sepekan," kata Yusuf. Total ada 216 nomor pertandingan dari 18 cabor yang telah disetujui. (Adv/jib)

 

18 Cabang Olahraga yang dipertandingkan di Popda Kaltim XVI di Paser pada November 2021 ini;

Atletik, Bola Volly,  Bulu Tangkis, Dayung, Gulat, Judo, Karate, Kempo, Panahan, Pencak Silat, Renang, Sepakbola, Sepak Takraw, Taekwondo, Tenis Meja, Tinju, Senam, dan Catur (Eksibisi).