BALIKPAPAN-KPw BI Balikpapan kembali menggelar program Gerakan Wanita Matilda (GWM) 2021, dengan tema “Mandiri Terampil dan Berdaya”.

Pembukaan kegiatan GWM ini dilakukan, Kamis (16/9) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapab.

Acara ini dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Kota Balikpapan, Muhammad Noor dan dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Mahdi Abdillah, Ketua TP-PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kota Balikpapan serta perwakilan TP – PKK Kelurahan.

Sebagai informasi, program GWM merupakan upaya pengendalian inflasi melalui urban farming atau pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan rumah, dengan tanaman hortikultura. 

Hasil dari penanaman ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga atau lebih lanjut dapat menjadi sumber pendapatan baru. 

Mengawali sambutannya, Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan, bahwa peran perempuan dalam rumah tangga sangat strategis terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan pemenuhan gizi keluarga. “Karena itu melalui program GWM, ibu – ibu PKK dapat memperkuat perannya melalui pelatihan dan kegiatan yang positif,” katanya.

Selain itu, Mahdi Abdillah juga memaparkan bahwa BI memiliki tujuan tunggal, mencapai stabilitas nilai rupiah yang salah satunya dicerminkan terhadap barang dan jasa atau inflasi. 

“Beberapa komoditas yang sering mengalami inflasi adalah tanaman hortikultura seperti cabai rawit, tomat dan sayur sayuran sehingga, BI berinisiatif untuk kembali menyelenggarakan program GWM dengan berfokus pada komoditas – komoditas tersebut,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Muhammad Noor menyambut baik program GWM Tahun 2021 yang digelar oleh Bank Indonesia. 

“Tingkat inflasi harus dijaga rendah dan stabil agar tidak memberatkan masyarakat, sehingga perlu adanya upaya nyata untuk mengendalikan inflasi khususnya di tingkat terkecil yaitu rumah tangga,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia Balikpapan dengan TP – PKK Kota Balikpapan terkait Pelaksanaan Program Gerakan Wanita Matilda 2021. MoU ditandatangani oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Ratna Wardaningsih dan Nurlena Rahmad Mas’ud.

Acara diakhiri dengan penjelasan program GWM oleh NM Mirnayanti J yang menjelaskan bahwa program GWM Tahun 2021 akan dilaksanakan pada 16 September hingga 4 Desember 2021. 

Pada tahun ini, program GWM dilaksanakan pada 2 jenis pengembangan penanaman yaitu hidroponik dan urban farming. Hidroponik akan dilaksanakan di Kelurahan Damai Bahagia, Karang Rejo dan Sumber Rejo, sementara urban farming  akan dilaksanakan di Kelurahan Muara Rapak, Sungai Nangka dan Marga Sari. Selain melalui program urban farming, ibu – ibu PKK akan diberikan pelatihan terkait pengelolaan keuangan keluarga, hilirisasi produk dan digital marketing.

Melalui program ini BI berharap agar ibu ibu dapat mengaktualisasi diri melalui pelatihan pelatihan yang diberikan serta dapat turut serta dalam upaya pengendalian inflasi di Balikpapan.(sos/aji)