BALIKPAPAN-Entah setan apa yang merasuki HSN (40). Ia tega menyiram anaknya, Mawar (9), bukan nama sebenarnya, dengan air mendidih, Rabu (15/9) sore. Tak cuma itu, laki-laki yang berprofesi sebagai wakar ini juga melempar jepitan hingga mengenai Mawar.

Panci alumunium dan jepitan alumunium tersebut kini jadi barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, selain pakaian yang dikenakan korban.

Mendapat laporan, kepolisian bergerak dan meringkus HSN, Kamis (16/9).

Belakangan diketahui, perilaku HSN ini bukan kali pertama. Keterangan kepolisian, HSN sudah berulang kali melakukan kekerasan kepada anak. Tak cuma itu, dia juga kerap mengancam sang istri agar tak melaporkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menerangkan, ulah HSN ini dilakukan sore hari sepulang kerja.

Sesaat sebelum kejadian, Mawar sedang menggoreng roti di dapur. Melihat anaknya sedang menggoreng roti, HSN tiba-tiba menyeret anaknya ke kamar mandi sambil menenteng panci yang berisi air mendidih.

Sejurus kemudian, air mendidih langsung dia siramkan ke bagian punggung dan paha Mawar. Akibatnya, kulit di sekitar paha dan punggung gadis 9 tahun itu melepuh. 

"Hasil pemeriksaan korban mengalami luka bakar hingga 45 persen. Korban kini sudah menjalani perawatan medis," ungkap Rengga.

Soal motif, Rengga mengaku belum bisa dipastikan. Hanya saja, ada diduga tersangka dalam pengaruh obat atau minuman keras.

"Tersangka merupakan residivis narkoba pada tahun 2009 lalu. Tapi soal motif memang masih kami dalami," beber Rengga.

Selama jalannya rilis, HSN hanya tertunduk. Saat ditanya alasan tega menyiram darah dagingnya sendiri, ia juga hanya terdiam.

Namun, ia membantah sedang dalam pengaruh minuman keras saat menyiksa anak kandungnya itu. "Enggak pak," ujar dia. (hul)