BALIKPAPAN-Moh Rafii (37) belum sempat menikmati hasil curianya, saat anggota Tim Beruang Polresta Balikpapan meringkusnya, Jumat (17/9).

Dia diringkus lantaran melakukan aksi pencurian terhadap seorang perempuan, SU, Ahad (8/8/2021) lalu di Jalan Mayor Pol Zainal Arifin, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan (Balsel). Tepatnya di sebuah warung pisang.

Saat itu sekira pukul 19.30 Wita, Rafii mendatangi warung pisang tersebut dan mengambil tas ransel milik SU (28) yang berisikan uang tunai sebanyak Rp 3.3 juta.

Kepada media ini, tersangka mengaku tak menguntit korban sebelum beraksi. Ia memilih sacara acak calon korbannya. Uang hasil curian tersebut, rencananya akan dia gunakan untuk membayar cicilan kendaraannya. “Iya rencananya buat bayar kreditan motor,” kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menerangkan, pelaku datang menggunakan motor ke warung pisang dan langsung mengambil tas korban. Korban yang melihat langsung berteriak dan minta tolong, kejadian ini bahkan sempat viral di media sosial.

SU lantas menuju Polresta Balikpapan untuk melaporkan kejadian tersebut. Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan yang menerima laporan pun bergerak melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Jumat, 17 September 2021 di rumahnya.

“Diamankan juga barang bukti satu buah tas ransel warna hitam dan uang tunai sebanyak Rp 3.3 juta yang belum sempat dipakai oleh pelaku," ungkap Rengga saat rilis pengungkapan kasus, Senin (20/9).

Hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, diketahui jika dia seorang residivis penadahan.  "Pelaku ini residivis, sudah pernah masuk penjara. Untuk kasus kali ini ia dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukumannya lima tahun penjara," tutup Rengga. (hul)