BALIKPAPAN-Sebanyak 15 pelatih karate dari seluruh daerah di Kaltim ambil bagian pada Pelatihan Pelatih Cabor Karate Lisensi Pratama di Hotel Grand Tjokro, 20-24 September.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kaltim Seno Aji mengatakan, pelatihan ini bertujuan untu meningkatkan kualitas atlet di daerah. “Kegitaan pelatihan tersebut dalam rangka pengembangan, peningkatan SDM pelatih untuk persiapan Popda dan PON 2021,” kata Seno, Rabu (22/9).

Pelatihan ini, lanjut dia, tak hanya diikuti oleh pelatih muda. Sejumlah pelatih senior juga ambil bagian pada pelatihan yang dipimpin pelatih internasional Philip King ini.

“Setelah pelatihan ini harapannya semua pelatih punya standar yang sama. kualitas pelatih seluruh daerah nantinya juga bakal sama,” beber laki-laki yang juga Wakil Ketua DPRD Kaltim ini.

Sioal kesiapan atlet menuju PON XX Papua, Seno menyebut Kaltim sudah 100 persen. Seluruh rangkaian persiapan, termasuk uji tanding juga sudah dilewati dua karateka Kaltim. Satu emas, kata dia, jadi target realistis pada gelaran multi ajang tersebut.

Sementara itu, Philip King, pemateri sekaligus mantan pelatih kepala karate Timnas Indonesia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh FORKI Kaltim. Dia juga berharap pelatihan ini bisa terus berlanjut agar kualitas pelatih di daerah terus mengalami peningkatan.

“Ini agenda yang sangat baik sehingga kemampuan pelatih di Kaltim bisa meningkat. Tapi ingat, semua butuh proses, tidak ada yang instan,” beber dia.

Ia juga berharap, pada masa depan ada pelatih dari Kaltim yang mempu menembus level nasional bahkan internasional.

Ketua Pengkot FORKI Balikpapan Mayor Chb (K) Suryani Panjaitan menyambut positif pelatihan yang digelar Pengprov FORKI Kaltim kali ini. “Kami menyertakan lima pelatih. Semoga kualitas pelatih bisa semakin meningkat, sehingga bisa mencetak atlet yang juga berkualitas,” tuntas dia. (hul)