MIMIKA-Tarung derajat Kaltim belum mampu tampil maksimal pada pertandingan hari pertama, Jum'at (8/10).

Dari empat atlet yang bertanding kemarin, M Marcel Ferdinoor jadi satu-satunya petarung yang memetik kemenangan. Marcel memetik kemenangan atas wakil Sulsel, Ikbal Fhaisal pada kelas 49,1-52 Kg Putra.

Sementara tiga atlet lainnya, harus menelan kekalahan pada penyisihan yang  berlangsung di venue tarung derajat, Graha Eme Neme Yauware, Mimika.

Benidiktus Lim Asan kalah angka saat  melawan Lukman Hakim dari Kepri. Di kelas 50,1-54 Kg Putri , Ayu Salfiana juga mesti mengakui keunggulan atlet tuan rumah, Yuliana Wospakrik.

Terakhir, di kelas 58,1-61 Kg Putra, Yohanes Paulus juga kalah angka saat melawan Wimpi Walilo dari Papua.

Ketua Pengprov Keluarga OlahragaTarung Derajat (Kodrat) Kaltim, Muhammad Adam yang hadir di venu pertandingan, mengaku proyeksi pertandingan hari pertama memang sedikit meleset.

"Yohanes tadi prediksi kami bisa menang 2-1, ternyata justru kalah 0-3 saar bertemu tuan rumah," kata dia.

Muhammad Adam sebelumnya memang sudah mewanti-wanti atlet yang jumpa tuan rumah untuk tampil all out, agar bisa memukul KO.

Kendati tiga atletnya tumbang pada hari pertama, Adam mengaku tetap optimistis tradisi emas Kodrat Kaltim di Pekan Olahraga Nasional bisa dijaga.

"Besok masih ada dua atlet lagi, Novia dan Sega, yang bertanding. Semoga mereka bisa tampil maksimal dan lolos ke semifinal dan menjaga tradisi emas tarung derajat Kaltim," tutur Adam.

Pada PON Papua kali ini Kodrat Kaltim diperkuat sebanyak 6 atlet, terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Satu emas jadi target realistis Kodrat Kaltim pada multi ajang empat tahunan ini. (hul)