Balikpapan - Pertamina melalui Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan melakukan pengembangan budidaya lebah madu kelulut. Kegiatan ini dengan mengajak masyarakat RT 36 Kelurahan Karang Joang pada Jumat (8/10).

Masyarakat RT 36 Kelurahan Karang Joang sendiri berada di sekitar Hutan Lindung Sungai Wain. 

Ketua Kelompok Tani Hutan Lestari Agusdin mengatakan bahwa masyarakat yang berada di sekitar Hutan Lindung Sungai Wain memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan lindung. "Sejak tahun 2012 telah terbentuk kelompok Pokdarwis. Masyarakat ini bergabung dengan mengelola wisata alam dengan menjadi pemandu wisata," kata Agusdin.

Selanjutnya dijelaskan Agusdin, pada tahun 2020 telah dilakukan sosialisasi mengenai pengelolaan kehutanan sosial melalui beberapa skema. Melalui skema-skema ini, masyarakat dan lingkungan dapat hidup selaras. "Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah budidaya lebah madu kelulut. Potensi bunga dan tamanan di Hutan Lindung Sungai Wain sangat mendukung pengembangan lebah madu kelulut," jelasnya.

Sejalan dengan itu Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin mengatakan bahwa program yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu bentuk harmonisasi masyarakat dengan lingkungan. "Budidaya ini merupakan salah satu bukti harmonisasi bahwa masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi tanpa harus merusak hutan," katanya.

Dalam pelaksanaan program ini, Pertamina menurut Chandra memberikan bantuan berupa 25 wadah/stub lebah dan bibit bunga. "Semoga program ini dapat berkembang dan nantinya dapat semakin memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat," harapnya.

Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan terutama tujuan 8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan tujuan 15 ekosistem daratan.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Pemerintah Kelurahan Karangjoang. "Kelompok harus benar-benar dapat merawat dan memelihara bantuan yang diberikan Pertamina. Semoga nanti bantuan ini juga dapat meningkatkan taraf hidup anggota Kelompok Tani Hutan Lestari dan masyarakat pada umumnya," harap Lurah Karangjoang Maryana.

Selain dihadiri oleh Anggota Kelompok Tani Hutan Lestari dan Pemerintah Kelurahan Karangjoang, turut hadir Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam, Ekosistem dan Perlindungan, Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Siti Raodah dan Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Timur Rully. (pro/one)