MIMIKA-Pelari andalan Kaltim, Irma Handayani kembali mempersembahkan medali bagi Benua Etam.

Perunggu berhasil dipersembahkan pelari asal Samarinda ini dari nomor marathon, Sabtu (9/10).

Ia hanya kalah dari pelari DKI Jakarta Odekta Elvina Naibaho yang merebut emas dan Triyaningsih yang meraih perak.

Kendati hanya meraih perunggu, Irma tetap puas. Apalagi, kondisinya memang tidak 100 persen. Benar saja, saat melewati garis finis, Irma langsung mendapat penanganan tim medis karena lemas.

“Meski hanya perunggu saya tetap puas, apalagi lawan saya memang atlet pelatnas dan atlet nasional,” kata dia.

Selama pelaksanaan PON XX Papua, Irma total mengoleksi dua medali. Sebelumnya, ia merebut perak dari nomor 10.000 meter putri, Kamis (7/10) kemarin.

Hasil di PON kali ini, juga jadi prestasi tersendiri bagi Irma. Sebab, ini merupakan kali pertama dirinya meraih medali dari tiga kali pelaksanaan PON, yakni Kaltim, Riau dan Papua.

“Ini merupakan kali pertama saya bisa mempersembahkan medali bagi Kaltim, jadi saya sangat senang dan bangga,” ungkap dia.

Irma yang tak lama lagi menginjak usia 30 tahun juga masih berambisi tampil pada PON XXI di Aceh dan Sumut, 2024 mendatang.

“Semoga saja masih ada kesempatan. Selagi dibutuhkan saya selalu siap untuk Kaltim,” terang dia.

Pelatih lari Kaltim Ferly Subnafeu menyebut hasil yang diraih Irma selama pertandingan sudah maksimal. 

“Kita bersyukur dengan hasil perak dan perunggu ini. Ini sudah maksimal,” ungkap dia. (hul)