MIMIKA-Kontingen Kaltim berpeluang menambah perolehan medali emas, pada Pekan Olahrahga Nasional (PON) Papua 2021, lewat cabor tarung derajat.

Petarung Kaltim Nikolaus Toni Sega memastikan satu tiket di partai pamungkas, setelah pada semifinal kemarin (10/10) menang atas petarung DKI Jakarta, di kelas 67,1 kg - 70 kg.

Sega menyusul M Marcel Ferdinoor yang sudah lebih dulu melaju ke final. Babak final bakal berlangsung hari ini (11/10) di Graha Eme Neme Yauware.

Ketua Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat Kaltim, Muhammad Adam, bersyukur dua atletnya mampu lolos ke babak final.

"Tahun ini persaingan seluruh daerah memang sangat ketat, kualitasnya merata. Saya bersyukur dua atlet kita bisa menembus babak final," kata dia selepas menyaksikan laga semifinal di Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Senin (10/10).

Pada partai final, dua petarung andalan Benua Etam ini bakal bersua jagoan tuan rumah, Papua. 

Soal itu, Muhammad Adam mengaku optimistis dua atletnya mampu menampilkan permainan terbaik dan menjaga tradisi emas PON.

"Saya sangat yakin Marcel dan Sega bisa memenangkan pertandingan final nanti," ujarnya optimistis.

Hanya saja, Adam menilai faktor nonteknis juga bakal berpengaruh pada laga final nanti. "Harus bisa memukul KO lawan. Itu target utamanya karena kita melawan tuan rumah," kata dia.

Jika mampu merebut emas, Adam sudah menyiapkan bonus pribadi senilai Rp 25 juta dari kantong pribadinya. Begitu juga dengan Ketua Harian Kodrat Kaltim yang juga bakal memberikan Rp 10 juta sebagai bonus. 

"Selain itu kan ada bonus Rp 30 juta dari KONI Kaltim untuk emas," katanya.

Pundi rupiah juga dipastikan bertambah saat atlet pulang ke Kaltim. Mengingat, pemerintah juga sudah menyiapkan bonus. 

"Kebetulan besaran bonus sudah dibahas pada saat rapat dengan pemerintah dan KONI Kaltim. Saya usulkan minimal sama dengan bonus PON Jabar, Rp 350 juta. Tapi ini baru usul, semoga bisa terealisasi," jelas Adam yang juga anggota DPRD Provinsi Kaltim ini. (hul)