MIMIKA-Skuat bola tangan putri Kaltim harus mengakui keunggulan tuan rumah, Papua, pada laga kedua grup A, Senin (10/10). Kaltim dipaksa tunduk 18-20.

Kendati menelan kekalahan, Kaltim dipastikan tetap lolos ke babak semifinal, didampingi Papua.

Sementar Jawa Timur yang juga mengoleksi dua poin mesti tersisih karena kalah selisih gol.

Pelatih bola tangan Kaltim Dwichandra Hariwibowo menilai secara permainan anak asuhnya tak kalah dengan Papua.

Hanya saja, wasit disebut dia jadi faktor pembeda pada laga yang berlangsung di GOR Futsal, Mimika tersebut.

"Kepemimpinan wasit sangat merugikan. Ada dua atau tiga gol kita yang dianulir, padahal tidak ada pelanggaran di situ," ujar Chandra.

Tak cuma itu, Chandra juga menyorot permainan keras cenderung kasar yang diperagakan tuan rumah sepanjang jalannya laga.

Permainan keras Papua juga membuat sejumlah pemain Kaltim cidera. Salah satunya adalah Linda, yang harus ditarik saat pertandingan baru memasuki menit pertama babak satu lantaran dilanggar kiper Papua.

"Pemain kita dilanggar tapi tapi pelanggaran justru diberikan ke kita. Beberapa pemain mengalami cidera karena permainan keras menjurus kasar lawan," kata dia.

Pelatih bola tangan putri Papua Joni Seprianus Sir bersyukur tim asuhannya bisa menampilkan performa terbaik sehingga melenggang ke semifinal.

Selanjutnya, tim putri Kaltim bakal jumpa dengan DKI Jakarta, Rabu (12/10). Sementara tuan rumah Papua bakal ditantang Jabar.

Sementara di nomor putra, Kaltim sukses menekuk tuan rumah, Papua dengan skor 43-32 pada laga penentuan kemarin malam. Hasil ini mengantarkan tim putra menuju semifinal dan akan jumpa DKI Jakarta. (hul)

 

Jadwal semifinal

Rabu (12/10)

 

Putri

Kaltim vs DKI Jakarta

Jabar vs Papua

 

Putra

Jabar vs Jateng

Kaltim vs DKI Jakarta