BABULU - Bencana banjir di sebagian wilayah Paser dan Penajam Paser Utara mendorong PT Astra Agro Lestari Tbk untuk bergerak. Empat perusahaan sawit mereka di area Borneo 2, turut memberikan bantuan untuk korban bencana yang terjadi sejak 5 Oktober itu.

Empat perusahaan tersebut adalah PT Waru Kaltim Plantation (WKP) dan PT Sukses Tani Nusasubur yang berproduksi di wilayah PPU. Serta ,PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Paser. Adapun banjir, diketahui terjadi di sebagian wilayah dari dua kabupaten paling selatan di Kaltim tersebut.

Bantuan yang diserahkan lewat program bertajuk Nurani Astra itu meliputi bahan pokok seperti bahan makanan pokok dan instan, beras, perlengkapan bayi, serta obat-obatan. Penyerahan dilakukan para Senin (11/10) lalu, bersama perwakilan otoritas wilayah setempat.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan pangan serta obat-obatan menjadi hal yang paling utama untuk para warga yang terdampak banjir,” ungkap ungkap Community Development Area Manager Kalimantan Timur, Luqman Hakim Fajar. 

Oleh karenanya, anak perusahaan produksi Astra Agro di Kalimantan Timur bergerak untuk membantu kebutuhan dasar tersebut. Harapannya, warga terdampak banjir mendapatkan pasokan logistik yang memadai. Para warga juga diharapkan dapat bertahan dan tidak menderita penyakit apapun. 

Menurut Fajar, bantuan logistik ini sebagai bentuk kepedulian Astra Agro Area Kalimantan Timur terhadap bencana banjir yang melanda masyarakat di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara. “Sesuai dengan filosofi Astra, yakni menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat, dan semoga banjir cepat surut,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan diterima oleh Arif Suryawan selaku kepala Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara. Dia didampingi AKP Muklas Hariyanto selaku Kapolsek Babulu, dan Kapt. Martono, selaku Danramil Babulu. Mereka pun menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. 

“Terima kasih atas bantuannya. Saat ini masih ada warga yang masih tinggal di pengungsian. Sejumlah 36 KK dan atau 122 jiwa. Sehingga sangat membutuhkan bantuan bahan pokok dan obat-obatan,” imbu Arif Suryawan.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah daerah mulai dari Koramil Babulu, Polsek Babulu, BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Relawan Desa Sumbersari, serta perangkat Desa Sumbersari saling bersinergi bersama. Begitu pula dengan ibu-ibu PKK setempat yang juga turut membantu memasak di dapur umum secara bergantian.

Senada dengan Arif, M Arfah, selaku Sekertaris Camat Long Kali Kabupaten Paser mengatakan, saat ini banjir masih menggenang area hilir. Yakni wilayah Sebakung dan Adang Jaya.

“Paket bantuan obat-obatan yang ini, sesuai dengan kebutuhan warga terdampak banjir saat ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen DPW TBBR Kalimantan Timur, Mei Christhy, juga menyampaikan apresiasinya untuk Astra Agro Lestari. Selaku penerima bantuan sekaligus relawan yang membantu mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak, dia mengungkapkan terima kasih atas sinergi dari banyak pihak.

“Bantuan ini akan diteruskan kepada para warga yang membutuhkan,” tutupnya. (pms/man/pro25)