BALIKPAPAN - Menghadapi kondisi pandemi Covid-19, Muhammad Chafidz Zainal, Ketua RT 082 Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda berinisiatif untuk menggerakkan pemuda dan masyarakat di lingkungannya agar lebih berdaya dan memberikan manfaat untuk keluarga dan sekitarnya. 

Program dengan tajuk “Kampung Tangguh” menjadi solusi yang ditawarkan oleh Muhammad Chafidz Zainal. Dan kali ini, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) berkesempatan untuk turut kontribusi dalam pengembangan “Kampung Tangguh” melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) pada September lalu.

Kampung Tangguh saat ini juga bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (SATRESNARKOBA) Kepolisian Resor Samarinda untuk pengembangan sarana dan prasarana di dalam Kampung Tangguh dan melakukan kegiatan edukasi terkait Narkoba, sehingga menjadi “Kampung Tangguh Anti Narkoba”.

Rabu (29/9) lalu, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) Basuki Rahman menyerahkan bantuan secara simbolis berupa sarana dan prasarana pendukung kepada Muhammad Chafidz Zainal, Ketua RT 082 yang menjadi penggagas Kampung Tangguh Anti Narkoba.

“Sektor pemberdayaan masyarakat yang berimplikasi pada peningkatan ekonomi masyarakat saat ini menjadi sektor bantuan yang kami prioritaskan dalam program TJSL, dan Kampung Tangguh Anti Narkoba di RT 082 ini kami nilai pantas untuk mendapatkan bantuan karena Kampung Tangguh Anti Narkoba RT 082 menjadi pilot project di lingkungan sekitarnya,” ucap Basuki Rahman.

AKP Rido Doly Kristian, Kepala Satuan Reserse Narkoba (SATRESNARKOBA) Kepolisian Resor Samarinda dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut memberikan apresiasi kepada PLN UIP Kalbagtim atas kepeduliannya terhadap generasi bangsa, khususnya masyarakat di  Samarinda dari narkoba.

Harapannya, Kampung Tangguh Anti Narkoba nantinya dapat lebih berkembang kegiatannya dan memberikan manfaat untuk masyarakat secara luas. Karena dalam Kampung Tangguh Anti Narkoba tersebut terdapat kegiatan budidaya hidroponik, budidaya ikan lele, perpustakaan umum dan sarana edukasi untuk masyarakat. (adv/rdh/pro5)