TANA PASER - Sampai Oktober 2021 ini, DPRD Paser telah mengesahkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) dari 13 list Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). 

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Paser Hamransyah mengatakan sebenarnya ada tambahan tiga Raperda di luar Propemperda. Yaitu Raperda tentang pokok-pokok keuangan daerah, Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, serta Raperda tentang RPJMD 2021-2026. Sehingga semula ada 16 raperda. 

Namun ditengah perjalan, ada dua Raperda yang diperkirakan pada tahun 2022 baru disahkan. Yaitu Raperda tentang Action Plan Pembangunan Perkebunan, dan Raperda tentang Pembangunan Pariwisata Daerah. 

"Dua Raperda ini belum disampaikan pemerintah daerah dokumennya dan belum dibahas DPRD," kata Hamransyah didampingi Kasubag Kajian Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Paser Bambang Purnomo, Selasa (20/10).

Selain ada juga satu Raperda yang belum sama sekali dokumennya diajukan oleh pemerintah daerah, yaitu tentang Raperda tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Padahal ini raperda usulan dari eksekutif. Sehingga dipastikan belum bisa disahkan tahun ini.

Empat Raperda yang telah disahkan DPRD, dan sembilan Raperda lainnya akan menyusul. Tiga Raperda disahkan sebelum APBD 2022, dan enam sisanya sebelum Hari Jadi Pemkab Paser pada 29 Desember 2021 nanti. (Adv/jib)

 

* Raperda yang telah disahkan jadi Perda oleh DPRD Paser pada 2021 sampai Oktober:

 

1. Perda tentang Pertanggungjawaban APBD 2020.

2. Perda tentang Perubahan APBD 2021.

3. Perda tentang RPJMD 2021-2026.

4. Perda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

 

*Raperda yang sudah disampaikan eksekutif dan masih dalam pembahasan DPRD:

 

1. Raperda APBD 2022.

2. Raperda Penambahan Penyertaan Modal ke PT Bankaltimtara.

3. Raperda Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintahan Daerah.

4. Raperda Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

5. Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

6. Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pembudidaya Ikan.

7. Raperda Tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur'an.

8. Raperda Tentang Perlindungan dan Pelestarian Kebudayaan Adat Paser.

 

* Raperda yang belum disampaikan eksekutif dan belum dibahas DPRD:

1. Raperda tentang Ketahanan Pangan dan Gizi.

2. Raperda tentang Action Plan Pembangunan Perkebunan.

3. Raperda tentang Pembangunan Pariwisata Daerah.