TANA PASER - Kabupaten Paser mengirim 7 atlet paralympic yang akan membela Kaltim di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) Papua 2021 pada November mendatang. Ketujuh atlet tersebut mayoritas mengikuti cabang olahraga atletik, ada juga yang sepak bola, bulu tangkis, angkat berat, catur dan renang.

Keberangkatan mereka ini ke Samarinda untuk bergabung dengan kontingen Kaltim lainnya dilepas langsung oleh ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi.

Wahyudi memberikan dukungan penuh kepada atlet Paser yang membela Kaltim di Papua.

"Tunjukkan penampilan terbaik dan semoga membawa pulang medali. Sehingga bisa mengharumkan nama Kaltim dan Paser," kata Wahyudi, Jum'at (22/10).

Pelatih National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Paser  Hamma mengatakan total ada sembilan yang berangkat, ditambah dua orang pelatih. Sejumlah atlet yang berangkat sebelumnya telah memiliki koleksi emas di ajang level Porprov Kaltim Paralympic. Serta ada pelatih yang pernah membawa Indonesia di Paralympic Beijing 2008.

"Kontingen Paralympic Paser juga pernah menjadi ketiga terbaik di Kaltim," kata Hamma.

Setelah mengikuti Peparnas Papua 2022, para atlet Paser yang total jumlahnya 25 orang akan fokus Paralympic Porprov Kaltim 2022 di Kabupaten Berau. Hamma juga menyampaikan bahwa kini NPC sudah tidak lagi berada di bawah naungan Koni. Kini berdiri sendiri. Sehingga diharapkan ke depan bisa membangkitkan semangat atlet paralympic.

Asisten Kesra Setkab Paser Romif Erwinadi menyampaikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti organisasi NPC yang kini sudah berdiri sendiri di luar Koni. 

"Segala berkas dan payung hukumnya mohon dilampirkan nanti, agar ke depan keberadaan NPC bisa didukung pemerintah daerah," pungkasnya. (Adv/jib)