Balikpapan – Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga untuk menghadapi kerawanan kerentanan dan resiko bencana melalui program Kampung Siaga Bencana (KSB). Program tersebut melibatkan para relawan dari Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru. 

Untuk meningkatkan kapasitas para relawan yang terlibat dalam program tersebut, KPI Unit Balikpapan menggelar pelatihan dan pembekalan Anggota Kampung Siaga Bencana Kelurahan Baru Tengah dan Kelurahan Margasari di Aula Kelurahan Baru Tengah (28/10).

"Pelaksanaan program peningkatan kapasitas ini akan berlangsung dalam 4 hari dan dimulai ada hari ini. Pelatihan tersebut melibatkan BPBD, Dinas Sosial, Babinsa dan HSSE Pertamina RU V. Mereka akan memberikan materi terkait bagaimana pencegahan dan penanganan terhadap bencana," kata Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin.

Pembekalan teknis dan pelatihan relawan menurut Chandra merupakan kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan solf skill dan hard skill bagi peningkatan kapasitas dan kapabilitas anggota KSB. "Harapannya seluruh anggota KSB dapat memberikan kontribusi nyata bagi implementasi dan keberlanjutan KSB. Selain itu sinergi dari berbagai instansi diperlukan untuk mendukung KSB sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat," jelas Chandra. 

Chandra mengatakan peluncuran sengaja dilakukan bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. "Pemilihan hari Sumpah Pemuda sebagai hari peluncuran pelatihan dengan harapan agar menjadi inspirasi dan penyemangat bagi relawan untuk benar-benar mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan yang kita lakukan ini kita yakini akan memberikan manfaat bagi orang banyak," katanya.

Koordinator KSB Kecamatan Balikpapan Barat Mulianto menjelaskan bahwa ada beberapa materi yang akan diberikan kepada para relawan. "BPBD akan menyampaikan materi terkait Pokok-Pokok Kesiapsiagaan Bencana, dilanjutkan Dinas sosial terkait Materi KSB Logisik, Shelter dan Dapur Umum," katanya.

Pelatihan lain yang akan dilaksanakan adalah praktek luar ruangan berupa disiplin Baris Berbaris dari Babinsa Kecamatan Balikpapan Barat, kemudian Pelatihan Pemasangan Tenda Keluarga. Selanjutnya relawan akan mendapatkan praktek mengelola dapur umum dan terakhir mendapatkan pelatihan praktek pemadaman api, pengenalan jenis yang mungkin terjadi bencana kilang dari HSSE Pertamina.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Balikpapan Barat Tajuddin Noor menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat sangat mendukung permbekalan dan pelatihan ini. "Semoga pelatihan sering dilakukan untuk menambah wawasan dalam menanggulangi kebencanaan. Materi yang akan disampaikan sangat komprehensif sehingga dapat membantu KSB dalam menjalankan tugasnya untuk menanggulangi kebencanaan," ujarnya. 

Hal senada disampaikan oleh Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Dinas Sosial Kota Balikpapan Teguh Wijanarko.

"Harapannya kedepannya KSB ini dapat membantu menangani kebencanaan bersama dengan Tagana dan pihak-pihak lain. Semua kegiatan dan materi yang disampaikan dapat bermanfaat secara maksimal. Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung program ini," tutupnya. (pro/one)