BALIKPAPAN-Asep, bukan nama sebenarnya, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menerima luka tusuk di bagian perut dan kepala, Rabu (10/11) dini hari lalu. Tak cuma itu, dia juga menderita luka di bagian lengan kanan.

Cerita bermula saat Asep melintas di sekitar pencucian mobil belakang Kantor Travel Kanguru, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota (Balkot).

Di saat bersamaan, dua orang S (27) dan L tengah asyik meminum miras jenis cap tikus di lokasi yang sama. Melihat dua orang tersebut mengonsumsi miras, Asep pun menegur. Tak terima ditegur, S dan L lantas mengeroyok Asep.

"Korban ini langsung dikeroyok dan ditikam di bagian perut dengan menggunakan sebuah badik," kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro rilia pengungkapan kasus, Senin (15/11).

Rengga menambakan, dari hasil penyelidikan akhirnya dua orang S dan L ditetapkan tersangka.  Namun L hingga kini masih belum ditemukan.

"Satu yang berhasil kita amankan inisial S dua hari setelah kejadian. Perannya dia yang mengeluarkan badik dan menikam korban. Sedangkan untuk inisal L masih dalam pencarian (DPO)," kata Rengga.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Dengan ancaman penjara selama lima tahun.

Meski tak menampik badik yang digunakan menikam adalah miliknya, S yang dihadirkan dalam rilis kemarin tak mengakui sudah menikam korban. Dia mengatakan hanya ikut memukul.

"Saya tidak tahu ditegur apa, saya cuma ikut mukul. Yang menikam teman saya," kilahnya. (hul)