SAMARINDA - H Rudy Mas’ud, anggota MPR/DPR RI  asal Kalimantan Timur menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh Kader oleh seluruh relawan Harum Center dari Kota Bontang, Kota Samarinda dan Kota Balikpapan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 3-5 Agustus 2021 di Rumah Ulin Arya, Samarinda bertujuan untuk mengajak para relawan agar dapat ikut serta menjaga dan meningkatkan rasa nasionalisme dalam keanekaragaman untuk memperkokoh keutuhan NKRI dan kedaulatan bangsa.

Ia mengatakan pentingnya memahami Empat Pilar Kebangsaan kepada para relawan sekaligus membuka wawasan dalam konsep kebangsaan yang perlu ditanam melalui keberagaman dan perbedaan dalam satu kesatuan Bhineka Tunggal Ika.

“Cerminan karakter bangsa yang diwujudkan dalam menyatukan setiap perbedaan akan menguatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Menjaga keutuhan NKRI di dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, serta Bhineka Tunggal Ika,”ucapnya.

Kegiatan sosialiasi kebangsaan 4 pilar ini dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme bagi masyarakat Kalimantan Timur khususnya Kota Samarinda.  Dengan sasaran utama daripada kegiatan ini adalah seluruh elemen masyarakat untuk dapat mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 45, Pancasila dan NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika.

Anggota Komisi III DPR RI ini pun menerangkan bahwa Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat demi mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

Diharapkan masyarakat dapat memahami nilai-nilai berbangsa dan bernegara, karena tantangan untuk terus mempertahankan hal tersebut tidak hanya ada pada hari ini namun akan selalu berkembang hingga dikemudian hari terutama dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Dengan belajar menerima keberagamaan itu sendiri sebagai sebuah kenyataan agar menjadi kekuatan setiap WNI. Meneruskan semangat para pendahulu juga merupakan salah satu cara dalam menjalankan keutuhan walaupun terdapat banyak perbedaan. Setiap perbedaan yang ada diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menguatkan keutuhan setiap WNI,” tutur Harum, sapaan akrab bapak H. Rudy Mas’ud SE, ME. (pus/pro3)