SANGATTA - Dalam upaya melestarikan citarasa kudapan khas daerah, PKK Tepian Langsat menggelar lomba masakan khas daerah  bertajuk "Tepian Langsat Traditional Food Festival", pada Rabu (17/11). 

Menurut Ketua PKK Tepian Langsat, Sartika Dewi menyebut kegiatan ini semata untuk melestarikan makanan khas Kutai. Maka itu, untuk pertama kalinya diselenggarakan, sebagai pemantik bagi masyarakat terutama di masa Pandemi Covid 19.

"Kami berupaya agar warga dapat terlibat dalam kegiatan positif. Di mana kegiatan ini pertama kalinya diselenggarakan untuk menjaga kelestarian makanan khas Kutai," ujarnya. 

Di tempat yang sama, Kepala Desa Zeky Hamzah mengapresiasi kegiatan yang digelar untuk membawa masyarakat desa berkegiatan dalam masa pandemi. Kata dia, hal ini perlu dilaksanakan, supaya Tepian Langsat mempunyai makanan khas untuk disajikan. 

"Walau pun kami tinggal di sudut hutan, kami harus bisa maju mengikuti perkembangan zaman. Alhamdulillah sejauh ini kami didukung oleh stakeholder dan PADes," tuturnya. 

Tepian Langsat Food Festival Session  1 ini merupakan percontohan agar dapat diadopsi hingga tahun mendatang. 

"Ini memang terobosan di masa pandemi. InsyaAllah akan berlanjut setiap tahun dan semoga bisa mengundang desa-desa lainnya," terangnya. 

Camat Bengalon melalui Kasi Trantib Ahmad Rasyidi yang sekaligus membuka kegiatan mengakui kegiatan ini merupakan langkah yang baik dalam menjalankan produktifitas selama Covid 19. Telebih juri penilai makanan merupakan tamu dari luar. 

"Kami dari pemerintah cukup bangga karena ada juri dari Pulau Jawa yang mencicipi makanan khas Kutai. Mudahan lomba hidangan ini bisa berlanjut dan semoga tahun depan bisa mengundang desa lain. Kita harus bangga karena punya kades yang bisa terus berinovasi," pungkasnya. (*/la/adv/pro)