BALIKPAPAN-Alwi Al Qadri dipastikan memimpin Pengkot Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Balikpapan, empat tahun mendatang. Pada Muskot yang berlangsung di Hotel Platinum, Ahad (22/11) malam, Alwi terpilih secara aklamasi menggantikan Syarifuddin Odang.

Sederet pekerjaan rumah sudah menanti Alwi sebagai ketua induk organisasi bulu tangkis Kota Beriman, mulai dari peningkatan prestasi atlet hingga pembangunan infrastruktur penunjang prestasi.

Meski jadi cabang olahraga andalan Balikpapan, bulu tangkis selalu kesulitan menembus panggung nasional. Problem ini, kata Alwi bakal dicarikan solusinya.

“Kita akan upayakan supaya atlet kita mendapat jam terbang. Salah satunya kerjasama dengan klub-klub bulu tangkis yang lebih mapan di Pulau Jawa,” kata dia selepas terpilih.

Politikus Partai Golkar ini tak menampik, keberadaan venue bulu tangkis yang memadai juga masih jadi pekerjaan rumah Kota Balikpapan. Untuk itu, dia menjadikan pembangunan venue khusus bulu tangkis sebagai prioritas utamanya.

“Selama ini setiap ada even kita selalu mengandalkan pihak swasta. Ke depan, kita akan coba realisasikan pembangunan venue khusus bulu tangkis, kalau perlu nanti beserta asrama dan fasilitas penunjangnya,” beber dia.

Yang terdekat, lanjut Alwi, adalah menggelar even skala nasional di Balikpapan, tahun depan. Rencananya, even ini akan dikemas dalam rangka peringatan hari jadi Kota Balikpapan.

Syarifuddin Odang yakin suksesornya ini mampu membawa bulu tangkis Balikpapan lebih berjaya pada masa yang akan datang. “Tentu ini tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan semua pihak. Baik pemerintah maupun swasta,” kata Odang.

Ketua Pengprov PBSI Kaltim Mudiyat Noor berharap ketua terpilih bisa membawa Balikpapan lebih berprestasi. “Bulu tangkis merupakan olahraga favorit. Hanya orang terpilih saja yang bisa memimpin cabang olahraga ini. Kami berharap PBSI Balikpapan bisa lebih maju,” kata dia. (hul)