BALIKPAPAN-Sebagai rangkaian kegiatan Gerakan Wanita Matilda (GWM) di Kota Balikpapan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan menggelar pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga dan Cinta Bangga Paham Rupiah kepada para wanita Matilda di Kota Balikpapan, Kamis (19/11) secara daring.

Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Ratna Wardaningsih dan diikuti oleh anggota PKK dari 6 Kelurahan sebagai peserta program GWM.

Pelatihan diawali dengan penjelasan Cinta Bangga Paham Rupiah yang disampaikan oleh Dharma Mulya, Kepala Seksi Unit Pengelolaan Uang Rupiah BI Balikpapan. 

Dalam paparannya, Dharma menyampaikan penerapan cinta rupiah melalui mengenal karakteristik dan memperlakukan uang dengan baik, bangga melalui penggunaan rupiah di setiap transaksi di Indonesia dan paham melalui belanja secara bijak serta pengelolaan keuangan. 

Pelatihan dilanjutkan dengan materi perencanaan keuangan keluarga yang disampaikan oleh Prita Hapsari, principal consultant dan CEO ZAP Finance. 

“Peran wanita dalam pengelolaan keuangan keluarga sangat besar yaitu sebagai manajer keuangan, manajer pembelian serta pengiat literasi keluarga,”kata Prita.

Beberapa hal yang harus ditinjau dalam kesehatan keuangan keluarga antara lain memastikan bahwa komposisi atau  jumlah cicilan tidak melebihi kewajaran, jumlah pemasukan lebih besar dibandingkan pengeluaran, menyediakan dana darurat yang terpisah dari pos tabungan, menabung dan pengelolaan keuangan yang rapi. 

Pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara digital melalui pemisahan rekening untuk pos dana living, playing dan investasi atau melalui pencatatan keuangan sederhana secara manual.

BI berharap pelatihan ini dapat memberikan tambahan wawasan bagi peserta terkait perencanaan keuangan keluarga sekaligus bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari, hal ini juga mendukung pemberdayaan wanita di Kota Balikpapan untuk menjadi wanita yang mandiri, terampil dan berdaya. (aji/pro5)